Berita

Unggahan akun X @netanyahu

Global

Netanyahu Tantang Zohran Mamdani dan Siap Datang ke New York

SENIN, 27 JULI 2026 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan akan tetap menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) pada September mendatang. 

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas sikap Wali Kota New York, Zohran Mamdani, yang sebelumnya menyebut Netanyahu tidak diterima di kota tersebut dan mendesak pemerintah Amerika Serikat menjalankan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Berbicara dalam wawancara dengan Fox News yang ia unggah di akun media sosial X pribadinya, Netanyahu mengatakan dirinya akan tetap datang ke New York untuk menyampaikan pidato di PBB dan membela Israel serta hubungan strategis Israel-Amerika Serikat.


"Jawaban saya kepada Mamdani, saya akan datang ke New York untuk memperjuangkan kebenaran bagi bangsa Yahudi. Saya akan berbicara untuk Israel dan aliansi Israel-Amerika dari podium Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Netanyahu, dikutip Senin, 27 Juli 2026.

Netanyahu juga melontarkan kritik keras terhadap Mamdani. Ia menuduh wali kota tersebut memicu kebencian terhadap warga Yahudi dan menilai sikap politiknya justru memperdalam perpecahan di New York. Menurutnya, seorang wali kota seharusnya menjadi pemimpin bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama atau etnis.

"Dia menghasut kebencian. Seharusnya dia menjadi wali kota bagi semua warga New York—Yahudi, Kristen, Muslim, semuanya. Namun dia justru memecah belah masyarakat dan menebarkan kebencian serta ketakutan," ujar Netanyahu.

Terkait tuduhan genosida terhadap Israel, Netanyahu kembali menegaskan bahwa Hamas adalah pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Ia mengatakan operasi militer Israel ditujukan untuk melawan kelompok yang menurutnya merupakan organisasi teroris, bukan untuk menyerang warga sipil.

Sementara itu, Mamdani sebelumnya kembali menegaskan bahwa Netanyahu tidak diterima di New York. Ia menyatakan mendukung langkah ICC dan meminta pemerintah federal AS mengeksekusi surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel tersebut apabila berkunjung ke negara itu.

"Benjamin Netanyahu tidak diterima di New York City, begitu pula siapa pun yang diduga sebagai penjahat perang. Saya sependapat dengan ICC bahwa Netanyahu harus ditangkap dan diadili atas tuduhan yang dikenakan kepadanya," kata Mamdani.

Pernyataan Mamdani muncul setelah ia mengungkapkan bahwa pemerintah Kota New York sedang berdiskusi dengan Departemen Hukum kota untuk mengetahui sejauh mana kewenangan yang dimiliki apabila Netanyahu benar-benar menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya