Berita

Elce Putri Bontong, Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Dok BRI)

Bisnis

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

MINGGU, 26 JULI 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah tantangan geografis wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), Elce Putri Bontong membuktikan dedikasinya sebagai Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Baginya, setiap perjalanan ke desa-desa terpencil adalah upaya menghadirkan akses layanan keuangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ketangguhan Elce mencerminkan peran perempuan yang tak hanya mampu berkembang dalam karier, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kariernya di BRI dimulai pada 2013 sebagai teller. Berbekal dedikasi dan kinerja yang baik, ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai customer service.

Berinteraksi langsung dengan nasabah setiap hari justru menumbuhkan keinginannya untuk berkontribusi lebih luas. Kesempatan itu datang pada 2020 ketika Elce mengikuti seleksi Mantri BRI. Setelah dinyatakan lolos, ia ditugaskan di Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, untuk melayani masyarakat hingga ke wilayah-wilayah pelosok.


"Tertarik menjadi Mantri karena menurut saya jangkauan pelayanannya akan lebih luas. Kalau sebelumnya sebagai teller dan CS kan terbatas di dalam gedung saja, jadi menunggu nasabah datang. Saya mau jemput bola juga di lapangan makanya saya tertarik menjadi Mantri. Kalau di luar kan nasabahnya lebih beragam kebutuhannya," cerita Elce, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

BRI Unit Bolu menjadi unit kedua yang dipegang Elce selama menjalankan tugas sebagai Mantri BRI. Dari unit ini, ia menangani nasabah di Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara.

Wilayah tersebut berada sekitar 35 kilometer dari kantor unit. Meski jaraknya tidak terlihat terlalu jauh, perjalanan menuju desa harus melewati jalan pegunungan dengan kondisi medan yang menantang.

Sebagai perempuan, medan perjalanan menuju desa tentu bukan tanpa risiko. Jalanan yang sepi, melewati hutan dan perbukitan, menjadi tantangan yang harus dihadapi hampir setiap hari. Namun, Elce memiliki cara tersendiri untuk memastikan keamanan selama bertugas.

"Kalau nasabah di desa kebanyakan itu petani dan peternak, seperti peternak babi, kerbau. Layanan keuangan yang saya berikan biasanya pinjaman dan tabungan. Kalau pinjaman biasanya digunakan untuk menambah modal, misalnya beli indukan, penggemukkan, pokoknya untuk mengembangkan usahanya," jelas Elce.

Selain memberikan akses pembiayaan, ia juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menabung di bank. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, karena sebagian warga masih terbiasa menyimpan uang tunai di rumah. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Elce turut menghadirkan BRILink Agen di desa agar masyarakat bisa lebih mudah melakukan transaksi keuangan.

"Saya juga edukasikan pelan-pelan pentingnya menabung di bank. Saya buat juga satu BRILink Agen di desa, tujuannya untuk mempermudah masyarakat menyimpan atau mengambil uang. Orang Toraja ini kan perantau ya, banyak yang anak-anaknya kerja di luar kota, luar pulau. Jadi, mereka tidak perlu titip uang ke orang lain lagi kalau mau kirim uang ke keluarganya," jelas Elce.

Bagi Elce, kebahagiaan terbesar justru datang ketika melihat usaha para nasabah berkembang.

"Tentunya saya merasa bangga. Kalau awalnya melihat nasabah yang mungkin baru punya ternak 1-2, lalu setahun kemudian ketemu saya lagi dan ternaknya sudah jadi 100 setelah mendapatkan pinjaman modal dari BRI, saya merasa ikut senang karena bisa membantu mereka. Meskipun itu bukan uang saya, tapi ada rasa bahagia tersendiri bisa membantu menggerakkan perekonomian masyarakat. Itu yang bikin saya bangga," tutupnya.

Di kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menambahkan, dengan pemahaman yang kuat terhadap karakter usaha, potensi wilayah, serta kebutuhan finansial nasabah, Mantri BRI tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga bertindak sebagai financial advisor yang mengawal pertumbuhan usaha melalui pendampingan menyeluruh sejak tahap awal hingga berkembang. 

“BRI selalu menanamkan nilai-nilai budaya kerja yang positif bagi seluruh pekerja sehingga tercipta komitmen dan dedikasi yang ditunjukkan para mantri di lapangan. Ini merupakan bukti nyata kontribusi perempuan dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Kisah Elce juga menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Dhanny.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya