Berita

Owner dan founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik dengan produk unggulan Body Care dan Home Care khas Bali. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

UMKM Terbang Tinggi Naik Kelas Bersama Pelita Air

MINGGU, 26 JULI 2026 | 04:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghasilkan produk berkualitas adalah bagian dari perjalanan membangun usaha. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memperkenalkan merek dan produknya, mengakses pasar dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
 
Menjawab tantangan itu, melalui program PAS Sky Shop, PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service (Pelita Air)  berkolaborasi menghadirkan program layanan pengalaman belanja di atas pesawat yang memberikan ruang bagi UMKM binaan memperkenalkan dan memasarkan produk-produk unggulannya kepada ribuan penumpang Pelita Air di  ketinggian lebih dari 35.000 kaki.
 
Melalui PAS Sky Shop, masyarakat kini dapat menemukan dan membeli beragam produk lokal pilihan, hasil karya UMKM yang telah dikurasi  saat terbang bersama Pelita Air.
 

 
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia, mereka menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan dan telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
“Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khusus nya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan,” ujar Arya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.
 
Arya menambahkan, kolaborasi Pertamina Grup merupakan bentuk komitmen untuk memberikan ekosistem yang dapat mendukung UMKM untuk dapat terlibat dalam proses bisnis korporasi sehingga mendukung tercapainya program pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja berkualitas dengan mendorong pertumbuhan industri kreatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.
 
“Pertamina berharap dapat membantu para pengusaha lokal untuk semakin berdaya saing dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan menjadi entrepreneur yang tangguh, mandiri dan kreatif,” jelasnya.
 
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir atas kecintaan yang nyata terhadap produk asli Indonesia. Menurutnya, sinergi Pelita Air dan Pertamina dalam menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar, membuat pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional.
 
"Kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan. Kami meyakini bahwa Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat. Kami percaya, ketika layanan penerbangan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk terus berkembang, maka disitulah konektivitas tak sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian negeri," ucap Faik.
 
Salah satu UMKM yang bergabung dalam PAS Sky Shop adalah Bali Ayu Nature, produsen produk perawatan tubuh asal Bali. Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengaku bangga karena produknya kini dapat dipasarkan kepada penumpang Pelita Air.
 
"Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," ungkapnya.
 
Komang menambahkan, sejak menjadi UMKM binaan Pertamina, usahanya memperoleh berbagai pendampingan, mulai dari pelatihan, promosi, pameran hingga business matching yang mempertemukannya langsung dengan calon pembeli.
 
"Perkembangan usaha kami sangat terasa. Selain bisnis semakin maju, kami juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saat ini sekitar 90 persen tenaga kerja kami adalah ibu rumah tangga, sehingga program ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," katanya.
 
Pelaku UMKM lainnya, Rosilawati, pendiri Uwaisgen asal Klungkung, Bali, juga merasakan manfaat serupa. Melalui PAS Sky Shop, produk tas berbahan kain tenun tradisional Bali buatannya kini tersedia di dalam penerbangan Pelita Air.
 
"Bangga sekali karena karya kami bisa diapresiasi dan dibawa terbang ke berbagai daerah. Program ini juga berdampak pada para pengrajin tenun tradisional yang sebagian besar adalah perempuan, sekaligus membuka lapangan kerja baru," ujarnya.
 
Sementara itu, founder Adabina Scarves, Heni Danasworo, menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif yang hanya dapat diperoleh di dalam penerbangan Pelita Air. Produk tersebut dirancang khusus dengan mengusung tema Nusantara melalui motif batik bernuansa lembut.
 
"Saya benar-benar tidak menyangka produk kami bisa lolos kurasi dan dijual di dalam pesawat. Kami mendesain khusus hanya untuk Pelita Air, sehingga pelanggan tidak bisa mendapatkannya di toko online maupun offline kami. Semoga produk ini diterima dengan baik oleh para penumpang dan semakin meningkatkan penjualan UMKM lokal," tutup Heni.
 


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya