Berita

IPO PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS). (Foto: IG/@raffinagita1717)

Bisnis

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

SABTU, 25 JULI 2026 | 17:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Grandy Prajayakti tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya. 

Pengunduran diri itu disampaikan kurang dari sebulan saham RANS baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam keterbukaan informasi, RANS mengungkapkan surat pengunduran diri Grandy telah diterima manajemen pada 22 Juli 2026. 


"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," ungkap Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Sabtu 25 Juli 2026.

Perseroan memastikan mundurnya Grandy tidak akan memengaruhi aktivitas bisnis maupun kondisi keuangan perusahaan.

"Pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan," ucapnya.

Sesuai ketentuan yang berlaku, RANS akan membawa permohonan pengunduran diri tersebut ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh persetujuan pemegang saham. 

Agenda tersebut mengacu pada POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta anggaran dasar perseroan.

Regulasi itu mengharuskan perusahaan terbuka menggelar RUPS paling lambat 90 hari sejak surat pengunduran diri anggota direksi diterima.

Keputusan Grandy mundur menjadi perhatian karena terjadi tak lama setelah RANS mencatatkan saham perdana di BEI pada 10 Juli 2026. 

Dalam aksi initial public offering (IPO), emiten yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu melepas 2,52 miliar saham atau 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp170 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan meraup dana segar sekitar Rp429,25 miliar.

Pada hari pertama perdagangan, saham perseroan sempat melesat hingga menyentuh auto rejection atas (ARA) dan ditutup di level Rp228 atau naik 34,12 persen dari harga penawaran.

Namun euforia itu tidak bertahan lama. Dalam 11 hari perdagangan hingga Jumat 24 Juli 2026, saham RANS lebih banyak berada di zona merah dengan hanya mencatatkan kenaikan pada empat sesi dan melemah pada tujuh sesi. Pada penutupan perdagangan Jumat, saham RANS terkoreksi 6,96 persen ke level Rp214 per saham.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya