Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Airbus Melonjak 7 Persen Usai Umumkan Uji Mesin Pesawat Generasi Baru

KAMIS, 23 JULI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Airbus menggunakan pesawat A380 sebagai wahana uji terbang mesin pesawat generasi baru disambut positif oleh investor. Sentimen tersebut mendorong saham Airbus SE (AIR.PA) melonjak 7,04 persen ke level 208,30 Euro.

Dalam pernyataan terbaru Airbus mengungkapkan akan menggunakan A380 untuk menguji mesin open-fan yang dikembangkan bersama CFM International. Mesin generasi baru ini dirancang agar lebih hemat bahan bakar sekaligus menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan mesin pesawat saat ini.

Pengujian tersebut merupakan bagian dari program Revolutionary Innovation for Sustainable Engines (RISE). Airbus menargetkan teknologi ini mampu mengurangi emisi karbon dioksida hingga 20 persen. Uji terbang pertama A380 yang telah dimodifikasi dijadwalkan dilakukan sebelum akhir dekade ini.


Selain itu, Airbus juga mengembangkan teknologi mesin yang lebih efisien melalui proyek SWITCH Engine di bawah program Clean Aviation Joint Undertaking Uni Eropa. Bersama sejumlah mitra industri, perusahaan mengembangkan mesin hibrida-listrik dan sistem pemulihan panas yang diperkirakan dapat memangkas konsumsi bahan bakar hingga 25 persen. 
Para peneliti juga masih menguji pemanfaatan hidrogen sebagai sumber energi untuk pesawat komersial di masa depan.
Meski A380 sudah tidak lagi diproduksi, pesawat berbadan lebar itu dinilai sangat cocok untuk menjadi laboratorium terbang karena memiliki empat mesin dan ruang yang luas. Jika seluruh pengujian berhasil, teknologi mesin open-fan berpeluang digunakan pada generasi pesawat komersial Airbus berikutnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya