Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan dosen Fakultas Kehutanan UGM, Kasmudjo. (Foto: Istimewa)

Politik

Pengakuan Kasmudjo sudah Bongkar Kebohongan Jokowi soal Ijazah

MINGGU, 19 JULI 2026 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polemik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, masih memanas dan menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.

Salah satunya dikupas oleh Wan Boy melalui akun Facebook pribadinya. Menurutnya, penegasan mantan dosen Fakultas Kehutanan UGM, Kasmudjo yang memastikan bukan dosen pembimbing skripsi Jokowi sudah dapat menguatkan fakta bahwa ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka itu telah berbohong.

"Menilai ijazah Jokowi S1 UGM asli atau palsu 
bagi saya pribadi cukup dengan menilai fakta ini saja sudah cukup. Fakta cerita kebohongan Jokowi yang digagalkan Kasmudjo," kata Wan Boy, dikutip Minggu 19 Juli 2026.

bagi saya pribadi cukup dengan menilai fakta ini saja sudah cukup. Fakta cerita kebohongan Jokowi yang digagalkan Kasmudjo," kata Wan Boy, dikutip Minggu 19 Juli 2026.

Dalam sebuah kesempatan, Kasmudjo secara tegas membantah bahwa dirinya adalah dosen pembimbing skripsi Jokowi.

Bukan cuma itu, Kasmudjo juga mengaku tidak pernah melihat ijazah Jokowi, dan pada masa kuliah tersebut (1980–1985) ia hanya berstatus sebagai asisten dosen yang belum diperbolehkan mengajar.

"Pada masa Jokowi kuliah (1980-1985), yang diakui Jokowi, Kasmudjo masih berpangkat golongan III/b dan berstatus asisten dosen," kata Wan Boy. 

Berdasarkan aturan internal UGM kala itu, Kasmudjo belum berwenang membimbing skripsi secara mandiri tanpa pendampingan.

"Karena bukan pembimbing skripsi, Kasmudjo menyatakan tidak mengetahui proses penyusunan skripsi maupun detail fisik ijazah kelulusan Jokowi," kata Wan Boy.

Namun, saat memberikan keterangan resmi kepada penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus tuduhan ijazah palsu, Jokowi mengklarifikasi kekeliruan tersebut. 

Jokowi membenarkan pernyataan Kasmudjo dan meluruskan bahwa Kasmudjo adalah dosen pembimbing akademiknya, sementara pembimbing skripsinya yang benar adalah Profesor Achmad Sumitro.

"Jokowi sudah banyak membuat rekayasa untuk menutupi kebohongannya terkait ijazah Fakultas kehutanan S1 UGM tersebut sebagai ijazah aslinya," kata Wan Boy. 

"Logikanya tidak mungkin Jokowi sampai melakukan hal tersebut jika memang benar ijazahnya asli lulusan fakultas kehutanan S1 UGM," sambungnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya