Berita

Kementerian Perhubungan mendorong transformasi Green and Smart Port. (Foto: Dok. Kemenhub)

Politik

Perkuat Logistik Pangan, Kemenhub Dorong Transformasi Green and Smart Port

SABTU, 18 JULI 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengakselerasi transformasi pelabuhan hijau dan cerdas (green and smart port) demi memperkuat sistem logistik nasional dan kelancaran distribusi pangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, integrasi keberlanjutan lingkungan dan inovasi teknologi di sektor kepelabuhanan menjadi kunci efisiensi layanan serta daya saing ekonomi nasional.

"Kami terus mendorong transformasi pelabuhan nasional melalui pengembangan green and smart port yang berkelanjutan," ujar Menhub Dudy saat menghadiri agenda Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 di Gresik, Jawa Timur, Sabtu, 18 Juli 2026.


Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) mencakup efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah, hingga digitalisasi operasional pelabuhan. Kemenhub menargetkan konsep ini dapat diterapkan secara masif di seluruh moda transportasi.

"Kami mendorong pelabuhan-pelabuhan lain segera mengikuti gerakan ASRI ini. Ke depan, tidak hanya transportasi laut, tetapi seluruh kegiatan transportasi," tegas Dudy.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengamini peran vital pelabuhan sebagai simpul utama logistik pangan antarwilayah.

"Pelabuhan menghubungkan sentra produksi, pusat distribusi, hingga daerah konsumsi. Ini sangat menentukan kelancaran pasokan, menekan disparitas harga, dan menjaga stabilitas pangan," kata Zulkifli.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemenhub menyerahkan penghargaan Green and Smart Port 2026 kepada delapan pengelola pelabuhan dan terminal atas komitmen mereka menerapkan tata kelola ramah lingkungan.

Kedelapan penerima penghargaan tersebut yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas–TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal–Branch Tanjung Intan, serta Terminal Petikemas Bitung.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya