Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi)

Politik

Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-jenderal, Saya Wasitnya

JUMAT, 17 JULI 2026 | 20:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Suasana panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026, mendadak cair ketika Presiden Prabowo Subianto melempar guyonan soal rencana menggelar pertandingan antarpetinggi TNI.

Di tengah pidatonya, Prabowo berkelakar akan berperan sebagai wasit dalam pertandingan tersebut.

"Nanti ada pertandingan antara jenderal-jenderal. Saya wasitnya," ujar Prabowo disambut riuh peserta acara.


Di balik candaan tersebut, Prabowo menegaskan kebanggaannya terhadap kemampuan industri pertahanan nasional. 

Menurutnya, kualitas persenjataan buatan dalam negeri telah mendapat pengakuan internasional setelah berkali-kali mengantarkan prajurit Indonesia menjadi juara dalam kompetisi menembak melawan militer negara lain.

"Australia 12 kali. Ada ASEAN kan dan sebagainya. Tapi yang menang 12 kali berturut-turut dalam pertandingan. Mereka yang bikin peraturan, mereka wasitnya, mereka teknik-tekniknya. Tapi kita menang 12 kali pakai senjata buatan anak-anak Indonesia. Senapan serbu dari kita, pistol dari kita. SO dari kita," kata Prabowo.

Kepala Negara mengungkapkan, dominasi Indonesia di ajang tersebut bahkan membuat sejumlah peserta dari negara lain terkejut. 

Mereka sampai memeriksa senjata yang digunakan kontingen Indonesia karena tidak percaya produk dalam negeri mampu mengungguli persenjataan yang selama ini lebih dikenal di dunia.

"Hadir di situ militer-militer terbaik dunia: Amerika, Aussie, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand. Indonesia 12 kali menang. Dan karena mereka pikir, 'Kok bisa menang?' diperiksa senjata kita. Jangan-jangan Indonesia curang, pakai apa gitu. Enggak," tegasnya.

Prabowo menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat utama sistem persenjataan, tetapi juga lahir dari kepemimpinan yang bersih, disiplin, dan memberi teladan kepada anak buah. 

Karena itu, ia kembali mengingatkan para komandan agar menjauhi sikap "jarkoni" atau hanya pandai mengajarkan, tetapi tidak mampu memberi contoh.

"Ini saya kasih contoh sebenarnya. Kalau diberi kepemimpinan baik, uang makannya enggak dikorupsi, komandannya kasih contoh. Komandan-komandan jangan, apa itu? Jarkoni. Ngajar iso, ngelakoni ora iso. Ojo. Tentara dan Polri harus ing ngarso sung tulodo," tegasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya