Berita

Presiden Prabowo Subianto menyapa petani tebu di Malang (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sapa dan Salami Petani Tebu di Panen Raya Malang

JUMAT, 17 JULI 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan hangat dari para petani saat menghadiri panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026. 

Berdasarkan tayangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak meninjau lahan panen seluas 800,5 hektare yang berada tidak jauh dari lokasi acara. 

Ia didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Mentan Andi Amran Sulaiman, Wamentan Sudaryono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.


Hamparan kebun tebu yang luas dipenuhi aktivitas panen, sementara truk-truk pengangkut hasil panen tampak hilir mudik di sekitar kawasan tersebut.

Antusiasme petani tak terbendung ketika kepala negara memasuki area perkebunan tebu. Mereka berduyun-duyun menghampiri untuk bersalaman dan menyapa Presiden secara langsung.

Usai menyapa para petani, Prabowo terlihat berdiskusi cukup lama dengan sejumlah menteri yang mendampinginya. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melaporkan Presiden hari ini memimpin panen raya serentak yang digelar di 43 titik di berbagai wilayah Indonesia. 

Kegiatan tersebut meliputi panen tebu, padi, dan kedelai sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional," ungkap Seskab dalam sebuah pernyataan.

Teddy menambahkan, kunjungan kerja Presiden tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat hilirisasi hasil pertanian, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

"Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjut Seskab.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya