Berita

Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M.Yusuf Sahide. (Foto: Istimewa)

Politik

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

KAMIS, 16 JULI 2026 | 04:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah DPR menjadikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi Program Legislatif Nasional (Prolegnas), disambut baik KPK Watch Indonesia.

"Komisi III DPR agar mempercepat pembahasan ini secara intensif dan komprehensif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, baik NGO pegiat anti korupsi maupun akademisi (pakar hukum), agar dapat menghasilkan UU yang merepresentasi kepentingan rakyat,” kata Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M.Yusuf Sahide melalui keterangan tertulis, Rabu 15 Juli 2026. 

Sahide berharap RUU Perampasan Aset tidak membuka celah penyalahgunaan wewenang (abuse of power). Selain itu, DPR bersama Pemerintah didorong berkomitmen menjadikan RUU ini sebagai instrumen krusial dalam mengamputasi kejahatan korupsi.


"Dengan upaya perampasan aset tanpa harus menunggu putusan pidana, sebuah langkah yang progresif  mengembalikan kerugian negara," sambungnya.

Sahide memandang, ada dua hal yang membuat pembentuk UU terkesan sengaja menunda-nunda pengesahan RUU Perampasan Aset, yaitu ada perspektif mereka bagian dari pada pelaku kejahatan itu sendiri, atau ada ketakutan penyalahgunaan wewenang (abuse of power). 

"Kita mengamati fenomena terkini dimana kejahatan terhadap keuangan negara dengan kejahatan penyalahgunaan wewenang bagi aparat penegak hukum begitu massif," pungkas Sahide.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya