Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

RABU, 15 JULI 2026 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa setelah investor merespons positif perlambatan inflasi Amerika Serikat (AS) serta meredanya ketegangan di Selat Hormuz. Sentimen tersebut mendorong minat beli di sejumlah sektor siklikal meski penguatan indeks masih terbatas.

Indeks Euro STOXX 50 naik 0,2 persen ke level 6.283, sementara STOXX Europe 600 menguat 0,1 persen ke 642. 

Di pasar regional, DAX Jerman menguat 0,13 persen atau 32,78 poin menjadi 25.147,03.  Saham Brenntag, Siemens Energy, Zalando, RWE, E.ON, Hochtief, dan Infineon Technologies mengalami kenaikan paling besar, naik antara 1,4 -  2,4 persen.


FTSE 100 Inggris turut mengakhiri sesi volatil di zona hijau dengan menguat 0,30 persen atau 31,10 poin ke level 10.529,39. Saham energi dan keuangan memimpin kenaikan, dengan Shell naik 0,9 persen dan BP menambah 1,6 persen.

Saham HSBC juga naik 1,7 persen dan Standard Chartered naik 1,6 persen. Saham pertambangan juga berkinerja kuat, dengan Rio Tinto naik 3 persen. Di sisi negatif, AstraZeneca turun lebih dari 1,5 persen, sementara Unilever dan Rolls Royce merosot sekitar 0,6 persen.

Indeks CAC Prancis bertambah 0,03 persen atau 2,20 poin menjadi 8.366,85.  Sektor keuangan diperdagangkan lebih tinggi, dengan saham BNP Paribas naik 1,4 persen dan Credit Agricole menambah 1,6 persen. Sementara itu, TotalEnergies meningkat 1,1 persen. Saham LVMH kehilangan 1,7 persen. Saham L'Oreal juga turun 0,8 perse. 

Optimisme pasar didorong oleh inflasi tahunan AS pada Juni yang melambat menjadi 3,5 persen dari 4,2 persen pada Mei. 

Data tersebut memperkuat harapan bahwa Federal Reserve tidak akan kembali memperketat kebijakan moneternya dalam waktu dekat, sehingga menekan imbal hasil obligasi dan memperbaiki prospek pendanaan bagi perusahaan.

Sentimen positif juga datang dari keputusan Presiden AS Donald Trump yang membatalkan rencana pengenaan biaya transit 20 persen untuk kargo di Selat Hormuz dan menggantinya dengan skema kerja sama investasi di kawasan Teluk. 

Langkah tersebut membantu meredakan kekhawatiran terhadap gangguan rantai pasok dan lonjakan harga energi. Selain itu, laporan laba kuartal II sejumlah bank besar AS yang lebih baik dari ekspektasi turut menopang kepercayaan investor.

Dari sisi sektoral, saham perbankan menjadi salah satu penopang utama penguatan, diikuti sektor energi, pertambangan, serta perusahaan yang terkait dengan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan utilitas. Sebaliknya, saham barang mewah, farmasi, dan perangkat lunak masih berada di bawah tekanan sehingga membatasi kenaikan indeks secara keseluruhan.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya