Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Purbaya Klaim APBN Tetap Aman Meski Rasio Utang Capai 40,54 Persen PDB

SELASA, 14 JULI 2026 | 15:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim rasio utang pemerintah pada 2025 yang mencapai 40,54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada dalam batas aman.

Bendahara negara itu mengatakan rasio utang masih jauh di bawah ambang maksimal 60 persen sebagaimana diatur dalam undang-undang.

"Mengenai rasio utang tahun 2025 yang mencapai 40,54 persen, pemerintah menegaskan bahwa meski rasio utang meningkat, posisi ini masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen PDB sesuai undang-undang sehingga APBN kita tetap aman dan terkendali," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Senayan Jakarta pada Selasa, 14 Juli 2026.


Purbaya mengatakan, meski rasio utang mengalami peningkatan, kondisi tersebut tidak mengganggu kesehatan fiskal nasional. 

Ia memaparkan ke depan, pemerintah telah menyiapkan strategi pengelolaan utang yang bertumpu pada empat pilar utama. Langkah pertama adalah memperkuat koordinasi fiskal secara bertahap untuk mendorong keseimbangan primer menuju posisi positif.

Pemerintah, lanjutnya, akan mengoptimalkan penerimaan negara dan meningkatkan kualitas belanja agar pengelolaan fiskal semakin efisien dan berkelanjutan.

"Serta pengelolaan portofolio utang aktif melalui debt switch, buyback, dan konversi pinjaman," tambahnya.

Dengan strategi ini, pemerintah optimis rasio utang dapat dikendalikan bertahap sambil menjaga keberlanjutan fiskal dan agenda pembangunan nasional. 
?
?Selain itu, ia bilang, Pemerintah mengapresiasi perhatian sejumlah Fraksi terhadap kebijakan pemerintah untuk memindahkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang disimpan di BI ke instrumen penempatan uang negara pada Bank Umum Mitra. 
?
?Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan kas negara (cash management) sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil melalui penempatan dana pemerintah pada bank umum dengan bunga yang lebih rendah.
?
?"Dapat kami sampaikan di sini bahwa pemindahbukuan dana SAL ke Bank Umum tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor riil melalui cash management yang baik. Hal ini dilakukan melalui penempatan idle cash pemerintah di Bank Umum Mitra dengan bunga rendah sehingga dapat menurunkan cost of fund dari perbankan," tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya