Berita

Presiden Brasil Lula DA Silav Image (Foto: X)

Dunia

Lula Sebut Tarif 20 Persen Trump di Selat Hormuz sebagai Aksi Pembajakan

SELASA, 14 JULI 2026 | 13:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva melontarkan kritik keras terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan mengenakan tarif sebesar 20 persen terhadap seluruh kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Menurut Lula, kebijakan tersebut merupakan bentuk pembajakan yang tidak seharusnya dilakukan oleh negara sebesar Amerika Serikat.

"Presiden Trump mencuit bahwa ia akan membuka blokade Selat Hormuz. Tetapi untuk setiap kapal yang dibuka blokadenya, setiap kapal yang dikeluarkan dari selat tersebut, pemilik minyak harus membayar 20 persen kepadanya. Ini dulunya dianggap sebagai pembajakan," kata Lula, dikutip Selasa, 14 Juli 2026.


Lula kemudian mengingatkan bahwa Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai negara yang memerangi aksi pembajakan di perairan internasional.

Karena itu, ia menilai kebijakan yang diusulkan Trump justru bertentangan dengan prinsip yang selama ini dijunjung Washington.

"Sebuah negara besar seperti Amerika Serikat, yang saya yakini telah lama memerangi pembajakan, tidak bisa sekarang menjadi bajak laut," tegasnya.

Rencana Trump muncul setelah ia berjanji akan mengaktifkan kembali blokade terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz menyusul kembali memanasnya konflik. 

Trump juga menyatakan akan mengenakan pungutan sebesar 20 persen atas seluruh muatan kapal yang melintasi jalur strategis tersebut dengan alasan membiayai upaya menjaga pelayaran tetap terbuka.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya