Berita

SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Tim Trauma Healing Diterjunkan Usai Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15

SELASA, 14 JULI 2026 | 13:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim pemulihan trauma dikerahkan untuk mendampingi peserta didik sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua dan tenaga pendidik di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan setelah kemarin mendapatkan ancaman bom dan mengganggu aktivitas sekolah.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pelayanan Perempuan dan Anak (Dirres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo menyampaikan, pendampingan akan terus dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta.

"Kami bersama Dinas Pendidikan dan Dinas PPAPP DKI Jakarta akan terus memberikan pendampingan. Alhamdulillah respons mereka sangat baik. Terpenting saat ini tidak ada lagi yang menyebarkan ataupun mendistribusikan konten negatif terkait kejadian di sekolah ini," katanya, Selasa, 14 Juli 2026.


Sementara itu, Kepala SDN Srengseng Sawah 15 Kamtono menyebut, ancaman bom yang terjadi sempat membuat guru merasa panik dan gelisah. Namun, pihak sekolah berupaya menjaga situasi tetap kondusif agar proses MPLS tidak terganggu.

"Sebagai guru tentu ada rasa gelisah. Tetapi kami harus meminimalkan dampaknya dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, baik di sekolah kami maupun di sekolah lain. Kasihan anak-anak yang sedang menjalani masa pengenalan sekolah," imbuhnya.

Ia memaparkan, sebagian peserta didik, terutama yang sudah lebih besar, sempat mengetahui adanya ancaman tersebut. Untuk itu, sekolah menggandeng tim psikologi untuk memberikan pendampingan agar tidak muncul trauma yang berkepanjangan.

"Saya sangat prihatin terhadap anak yang berkaitan dengan peristiwa ini karena tentu ada beban mental. Kami khawatir mereka menjadi enggan bersekolah. Padahal sebagai guru, kami memiliki tanggung jawab membina, mendidik, dan memastikan masa depan mereka tetap berjalan dengan baik," tandasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya