Berita

Representative Image (Foto: Ilustrasi AI)

Dunia

Inggris Resmi Tetapkan IRGC Sebagai Kelompok Teroris

SELASA, 14 JULI 2026 | 13:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Inggris resmi menetapkan pasukan militer Iran  Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai kelompok teroris. Keputusan tersebut diambil dengan menggunakan kewenangan baru yang diatur dalam National Security (State Threats) Act.

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan kepada parlemen,  Menteri Keamanan Inggris Angela Eagle mengatakan pemerintah memiliki dasar kuat untuk mengambil langkah tersebut. 

Menurutnya, aparat telah menemukan aktivitas yang berhubungan dengan IRGC yang dinilai mengancam keselamatan warga dan keamanan nasional Inggris. 


“Aktivitas yang teridentifikasi terkait dengan IRGC yang melibatkan ancaman terhadap nyawa dan intimidasi di wilayah Inggris," kata Eagle, dikutip Selasa, 14 Juli 2025. 

Selain IRGC, pemerintah Inggris juga menetapkan Islamic Movement of Companions of the Right (IMCR) sebagai organisasi teroris usai diduga memiliki keterkaitan dengan Iran dan ikut masuk dalam daftar larangan berdasarkan regulasi keamanan terbaru.

Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari percepatan penerapan National Security (State Threats) Act, yang sebelumnya dijanjikan Perdana Menteri Keir Starmer pada April lalu. 

Undang-undang itu dirancang untuk memperkuat kemampuan pemerintah Inggris dalam menghadapi ancaman yang berasal dari negara asing maupun organisasi yang dianggap membahayakan keamanan nasional.

Dengan masuknya IRGC dan IMCR ke dalam daftar organisasi teroris, setiap bentuk dukungan terhadap kedua kelompok itu kini menjadi pelanggaran pidana di Inggris. 

Larangan tersebut mencakup mengajak orang lain memberikan dukungan, menyatakan dukungan secara terbuka, membantu pelaksanaan aktivitas kelompok yang berkaitan dengan Inggris, melakukan tindakan yang dapat memberikan bantuan material, hingga menerima atau menyimpan keuntungan materi yang diberikan oleh atau atas nama organisasi tersebut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya