Berita

Megawati Soekanroputri, Prananda Prabowo dan Dubes Korsel Yoon Soon-gu. (Foto: Dok.PDIP)

Politik

Megawati Terima Kunjungan Dubes Korsel dan UEA di Teuku Umar

SELASA, 14 JULI 2026 | 05:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soon-gu dan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri secara terpisah di kediamannya, Jalan Teuku Umar Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam, 13 Juli 2026.

Dalam pertemuan dengan Dubes Korsel, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo, serta Ketua DPP Rokhmin Dahuri dan Ahmad Basarah.

Dubes Yoon dalam keterangannya mengaku beruntung masih bisa bertemu dengan keluarga besar Proklamator RI Soekarno.


"Saya melihat banyak foto Presiden Soekarno, foto Ibu Megawati dan saya bertemu dengan Ibu dan anak Ibu secara langsung," kata Dubes Yoon. 

Sementara itu, Megawati menjelaskan pengalaman masa lalunya sebagai utusan perdamaian Korea Selatan dari Presiden Korea sejak Presiden Kim Dae Jung, yang berasal dari Partai Demokrat. 

"Saya saat itu mengusulkan adanya pertemuan dan reuni antarkeluarga yang terpisah akibat terbelahnya Korea di garis batas Pamunjon. Serta mengusulkan adanya kerjasama ekonomi antara kedua negara serumpun," ujar Megawati.

Usai menerima Dubes Korsel, Megawati lanjut menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri.

Di momen ini, pendamping Megawati bertambah dengan hadirnya Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat Partai Andi Widjajanto dan Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid.

Megawati dan Dubes Al Dhaheri memiliki kedekatan apalagi pascakunjungan Megawati ke UEA awal Februari lalu.

"Terima kasih telah mampir berkunjung ke rumah saya di Abu Dhabi pada Februari lalu. Saya meneruskan salam hangat dari Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan," kata Dubes Al Dhaheri.

Diskusi mengalir tidak hanya isu geopolitik terkait konflik yang terjadi di Timur Tengah namun juga kerja sama lebih erat di berbagai bidang.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya