Berita

Anak usaha digital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperoleh penghargaan atas kualitas layanan digital melalui riset Service Excellence dan efisiensi Opening Account via Mobile (Foto: Istimewa)

Bisnis

Raih Predikat Top Bank 2026, Anak Usaha BRI Cetak Lompatan Laba dan Simpanan Digital

SABTU, 11 JULI 2026 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah persaingan industri perbankan digital yang semakin ketat, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus menunjukkan kinerja yang positif. 

Anak usaha digital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ini berhasil mempertahankan pertumbuhan bisnis dan memperkuat posisi di segmen bank digital.

Berdasarkan laporan keuangan Kuartal I/2026, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar. Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 7,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp308,35 miliar.


Di sisi pendanaan, Bank Raya mencatat pertumbuhan signifikan pada tabungan digital (Digital Saving) yang melonjak 63,9 persen (yoy) menjadi Rp2,30 triliun. Peningkatan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan memperluas penghimpunan dana murah melalui platform digital di tengah persaingan memperebutkan dana pihak ketiga.

Kinerja positif tersebut turut diiringi pengakuan dari sejumlah lembaga independen. Bank Raya memperoleh penghargaan atas kualitas layanan digital melalui riset Service Excellence dan efisiensi Opening Account via Mobile yang dilakukan Infobank. Selain itu, The Iconomics menobatkan Bank Raya sebagai Top Bank 2026 untuk kategori KBMI 1 berdasarkan penilaian terhadap fundamental keuangan dan eksposur publik perusahaan.

Corporate Secretary Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari, mengatakan strategi perseroan saat ini berfokus pada inovasi berbasis data untuk menjawab perubahan kebutuhan nasabah.

"Kami menghadirkan layanan yang dapat beradaptasi dengan perubahan perilaku nasabah," ujar Ajeng dalam keterangannya yang dikutip Sabtu, 11 Juli 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan berbagai fitur pada aplikasi Raya, salah satunya konsep gamification dalam menabung yang menghubungkan aktivitas kebugaran pengguna dengan pencapaian target keuangan.

Sebagai bagian dari BRI Group, Bank Raya juga terus mengoptimalkan sinergi ekosistem untuk memperluas pembiayaan digital tanpa mengabaikan kualitas aset. Pertumbuhan Digital Saving yang mencapai 63,9 persen pada awal 2026 menjadi modal likuiditas yang kuat untuk mendorong ekspansi pembiayaan, terutama di segmen mikro dan gig economy yang menjadi fokus perseroan.

Ke depan, keberhasilan Bank Raya mempertahankan pertumbuhan diperkirakan akan bergantung pada kemampuan perusahaan menghadirkan inovasi digital yang relevan, memperluas basis nasabah, serta menjaga profitabilitas di tengah dinamika ekonomi dan persaingan industri perbankan digital.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya