Berita

Shanty Alda Nathalia. (Foto: Istimewa)

Politik

Percepatan Waste to Energy jadi Solusi Pengelolaan Sampah Nasional

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
JUMAT, 10 JULI 2026 | 19:22 WIB

Pemerintah dipandang perlu mempercepat pengembangan teknologi waste to energy (WtE), sebagai solusi strategis mengatasi persoalan sampah nasional.

Dikatakan Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Shanty Alda Nathalia, persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan pendekatan pengangkutan dan penimbunan.

Menurutnya, peningkatan volume sampah yang terus terjadi di berbagai daerah, tidak bisa ditangani melalui pendekatan konvensional melalui pembunahn di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) semata.


"Kita perlu mendorong pengembangan waste to energy sebagai salah satu solusi mengurangi timbunan sampah sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi," kata Shanty kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2026.

Untuk mendukung itu, katanya, dibutuhkan inovasi pengelolaan sampah yang mampu mengurangi timbunan sekaligus memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan energi.

"Sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan ketahanan energi," ujarnya.

Dalam kunjungan kerja BKSAP DPR ke Surabaya, politikus PDIP itu melihat praktek penerapan sistem teknologi waste to energy (WTE), dapat menjadi lessons learned bagi daerah lain dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

"Pilihannya sangat beragam, mulai dari teknologi yang menghasilkan listrik hingga teknologi yang dapat menghasilkan bahan bakar, antara lain melalui pirolisis (pyrolysis)," ujar dia.

Shanty menilai Indonesia memiliki karakteristik wilayah dan komposisi sampah yang beragam, sehingga pendekatan pengembangan waste to energy berbeda.

"Pemerintah daerah perlu diberikan ruang untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah," kata dia.

Terakhir, dalam pengembangan waste to energy di daerah, perlu dukungan kebijakan yang terintegrasi, sehingga menciptakan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

"Dengan dukungan regulasi yang kuat, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban lingkungan, tetapi sebagai sumber daya yang dapat mendukung ekonomi sirkular, ketahanan energi, dan pembangunan berkelanjutan," pungkasnya.
*Kontributor Garut

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya