Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Presisi

Melawan Saat Ditangkap, Tiga Terduga Pembunuh Polisi Diamankan di Samarinda

JUMAT, 10 JULI 2026 | 13:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tiga terduga pelaku pembunuhan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan berhasil ditangkap tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis malam 9 Juli 2026. 

Ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki setelah melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

Ketiga pelaku masing-masing adalah bandar narkoba bernama Bio, serta dua anggota sindikat berinisial Ramblan alias Busu dan Perie.


Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan para pelaku menyerang petugas menggunakan senjata tradisional jenis mandau saat proses penangkapan.

"Saat ditangkap ketiganya melawan menggunakan mandau sehingga kami berikan tindakan tegas dan terukur," kata Eko dalam keterangannya, Jumat 10 Jui 2026. 

Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC yang dipimpin Kombes Kelly L menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah tim melakukan pengejaran terhadap para pelaku hingga akhirnya berhasil mengamankan mereka di wilayah Samarinda.

Dalam operasi tersebut, petugas turut menyita barang bukti berupa sebilah mandau yang diduga digunakan para pelaku untuk melakukan perlawanan sekaligus melindungi diri saat akan ditangkap.

Handik menyatakan pihaknya akan memaparkan secara rinci peran masing-masing tersangka beserta barang bukti yang disita dalam konferensi pers resmi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Sebelumnya, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menggerebek jaringan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Ketiga anggota polisi yang gugur tersebut adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya