Berita

Ilustrasi

Politik

Perusahaan Sawit Masih Minim Kontribusi pada Kesejahteraan Masyarakat

LAPORAN: AWALUDDIN JALIL*
KAMIS, 09 JULI 2026 | 19:11 WIB

  Kontribusi perusahaan kelapa sawit terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga masih minim. Selama ini perusahaan hanya mengandalkan program CSR, padahal dampak operasional di lapangan jauh lebih besar dari itu.

Begitu dikatakan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor usai mengikuti Workshop Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) dan Sawit Expo 2026 di Jakarta.

Ia menyebut salah satu dampak paling terasa dari aktivitas perusahaan sawit adalah kerusakan infrastruktur jalan, akibat lalu lalang kendaraan bertonase besar yang mengangkut tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO) setiap hari.


"Dampak operasionalnya sangat besar, terutama kendaraan bertonase tinggi yang setiap hari mengangkut TBS maupun CPO melalui jalan provinsi, jalan kabupaten hingga jalan desa. Kondisi ini tentu mempercepat kerusakan infrastruktur yang digunakan masyarakat," ujar Mudyat, dikutip Kamis 9 Juli 2026.

Menurutnya, beban perbaikan jalan akibat aktivitas tambang sawit tidak seharusnya ditanggung sendiri oleh pemerintah daerah. 

"Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama, khususnya perusahaan-perusahaan sawit yang menikmati manfaat dari keberadaan infrastruktur daerah," tegasnya.

Sebagai Ketua AKPSI, Mudyat mendorong agar manfaat ekonomi sawit dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Tidak sebatas lewat penyerapan tenaga kerja atau CSR, melainkan lewat keterlibatan nyata dalam pembangunan daerah," pungkasnya.

*Kontributor Kalimantan Timur

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya