Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Laju Penurunan Penjualan Eceran Juni 2026 Melambat, Terkerek Libur Sekolah

KAMIS, 09 JULI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa laju penurunan penjualan eceran pada Juni 2026 mulai menunjukkan perbaikan. 

Berdasarkan rilis data bank sentral pada Kamis 9 Juli 2026, Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 diperkirakan berada di level 221,6.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan eceran Juni 2026 diproyeksikan terkoreksi tipis sebesar -0,8 persen. Angka ini membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatatkan penurunan -1,5 persen (mtm). 


Membaiknya kinerja secara bulanan tersebut didorong oleh masuknya masa libur sekolah pada akhir Juni 2026. Sementara itu, jika dilihat secara tahunan, performa positif ini utamanya disokong oleh penjualan dari Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, serta Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

Sebagai perbandingan, IPR pada Mei 2026 tercatat sebesar 223,4. Kinerja penjualan eceran bulan Mei yang secara bulanan turun -1,5 persen (mtm) juga menunjukkan pemulihan yang signifikan jika dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang sempat terkoreksi tajam hingga -11,6 persen (mtm). 

Tingkat konsumsi pada Mei tersebut banyak dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat menjelang periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Kenaikan Yesus Kristus, Iduladha, dan Waisak. 

Penjualan secara tahunan pada bulan Mei sendiri ditopang oleh Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

Dari sisi pergerakan harga, Bank Indonesia memproyeksikan adanya potensi peningkatan tekanan inflasi pada Agustus 2026, yang dipicu oleh naiknya harga bahan baku. Proyeksi ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Agustus 2026 yang naik menjadi 178,0, dibandingkan IEH Juli 2026 yang sebesar 175,8.

Berbeda dengan Agustus, tren harga pada akhir tahun diperkirakan akan lebih terkendali. IEH untuk bulan November 2026 diprakirakan berada di level 167,5, terbilang relatif stabil jika dibandingkan dengan IEH bulan Oktober 2026 yang sebesar 167,6.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya