Berita

Advokat Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin. (Foto: Inews)

Politik

Eggi Sudjana Cs Ketakutan Dipanggil Pengadilan Gegara Ijazah Jokowi

SELASA, 07 JULI 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebagian publik mungkin masih bertanya-tanya Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan Rismon Hasiholan Sianipar terus menyerang perjuangan membongkar kasus ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi, meskipun mereka sudah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Advokat Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin mengatakan, Eggi Sudjana cs belum bisa tidur nyenyak pasca mendapatkan pengampunan dari Jokowi berupa SP3.

"Eggi Sudjana cs belum sepenuhnya lega sebelum kasus ini dihentikan total. Mereka masih menyimpan ketakutan hadir di persidangan seperti yang dialami Jokowi," kata Khozinudin, dikutip Selasa 7 Juli 2026.


Menurut Khozinudin, meski sudah dapat SP3, dalam persidangan Eggi Sudjana cs tetap wajib menghadiri persidangan untuk diambil keterangannya sebagai saksi.

Beberapa hal yang ditakutkan oleh Eggi Sudjana cs adalah sejumlah pertanyaan di persidangan yang harus mereka jawab. 

"Misalnya kenapa mereka mengambil keputusan pergi ke Solo tanpa bermusyawarah dengan Tim TPUA, seperti berdiskusi dulu dengan Kurnia Tri Royani, Azam Khan, Rustam Efendi dan Rizal Fadillah," kata Khozinudin.

Selanjutnya, apa keputusan ke Solo adalah keputusan pribadi atau ada pihak lain yang memberikan restu Eggi Sudjana sowan ke Solo?

"Apakah Eggi benar-benar mengalami sakit kanker stadium 5 atau hanya rekayasa? Apakah, saat ke Inggris itu strategi kabur atau murni ingin kunjungi anaknya?" kata Khozinudin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya