Berita

PM India Narendra Modi mengenakan atribut Bintang Republik Indonesia Adipurna (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang RI Adipurna ke PM Modi

SELASA, 07 JULI 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi negara, Bintang Republik Indonesia Adipurna, kepada Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Dalam konferensi pers bersama, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Modi yang bersedia menerima penghargaan tersebut. 

Menurutnya, Bintang Republik Indonesia Adipurna diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Modi dalam membawa hubungan kedua negara mencapai tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif sekaligus memperluas kerja sama di berbagai bidang.


"Hari ini saya sebagai Presiden Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada yang mulia Perdana Menteri Narendra Modi karena bersedia menerima anugerah tanda kehormatan tertinggi dari Negara Republik Indonesia yaitu Bintang Republik Indonesia Adipurna," kata Prabowo.

Presiden RI mengatakan bahwa Bintang Republik Indonesia Adipurna, sebelumnya pernah dianugerahkan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa Nehru dalam memperkuat hubungan Indonesia-India serta kontribusinya sebagai salah satu pelopor dan penggagas Gerakan Non-Blok.

"Tanda kehormatan yang sama juga pernah dianugerahkan kepada Perdana Menteri India pertama, Jawaharlal Nehru. Juga atas penghargaan dan peran besar beliau dalam memperkuat hubungan Indonesia-India dan kontribusinya sebagai salah satu pelopor dan penggagas Gerakan Non-Blok," jelas Presiden.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya