Berita

Ilustrrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Jelang KTT NATO

SELASA, 07 JULI 2026 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mayoritas bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026.

Pada awal perdagangan, indeks Kospi Korea Selatan memimpin pelemahan dengan turun 1,71 persdn. Nasib Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil juga tak jauh beda, mereka terkoreksi 0,72 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 bergerak sedikit lebih rendah. Namun, indeks Topix masih mampu mencatat kenaikan 0,27 persen, menunjukkan pergerakan yang beragam di pasar saham Negeri Sakura.


Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,12 persen. 

Di Hong Kong, kontrak berjangka indeks Hang Seng diperdagangkan di level 23.571, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 23.616,32, mengindikasikan pembukaan yang cenderung melemah.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data defisit neraca perdagangan Amerika Serikat yang dijadwalkan terbit pada Selasa waktu setempat. Data tersebut diperkirakan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar keuangan global.

Selain itu, perhatian investor juga masih tertuju pada perkembangan geopolitik. Meski ketegangan di Timur Tengah mulai mereda, hubungan di antara negara-negara anggota NATO kembali menjadi sorotan setelah Presiden AS Donald Trump terus mendorong sekutu-sekutunya untuk meningkatkan belanja pertahanan.

Menjelang KTT NATO di Ankara, Turki, Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, menegaskan bahwa AS tidak akan meninggalkan Eropa, tetapi akan mengurangi perannya dalam pertahanan konvensional di kawasan tersebut.

"Kami tidak akan pergi, kami hanya akan mengurangi peran kami," ujar Whitaker.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya