Berita

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam Latihan RIMPAC 2026 di Hawaii, Amerika Serikat. (Foto: Dispen Kormar)

Pertahanan

Marinir TNI AL Unjuk Gigi dalam Latihan Tembak Reaksi di RIMPAC 2026

SELASA, 07 JULI 2026 | 03:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 terus meningkatkan profesionalisme melalui latihan menembak reaksi di Area 1 Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Jumat, 3 Juli 2026.

Pada latihan tersebut, prajurit Marinir Indonesia mengasah kemampuan menembak reaksi terhadap sasaran berbentuk tubuh manusia yang ditempatkan pada jarak 100, 200, 300, hingga 400 meter. Setiap sasaran yang berhasil ditembak akan langsung roboh, kemudian kembali berdiri dalam beberapa saat sehingga menuntut kecepatan, ketepatan, serta kemampuan prajurit dalam mengidentifikasi dan menghancurkan target secara berulang.

Latihan dipimpin oleh Letda Marinir Irvan Sugianto yang memberikan arahan teknis sekaligus mengawasi setiap tahapan latihan agar seluruh prajurit mampu menerapkan teknik menembak reaksi sesuai prosedur dan standar yang berlaku di lingkungan Korps Marinir Amerika Serikat.


Dengan disiplin dan kemampuan yang telah diasah melalui berbagai latihan sebelumnya, prajurit Marinir Indonesia mampu menjatuhkan sasaran dengan cepat dan akurat. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari instruktur karena menunjukkan kesiapan tempur, penguasaan senjata, serta kemampuan menembak yang membanggakan di tengah latihan multinasional.

Komandan Unsur Tugas Marinir RIMPAC 2026, Letkol Marinir Huda Prawira mengatakan bahwa latihan menembak reaksi merupakan salah satu materi penting untuk meningkatkan naluri tempur dan kemampuan prajurit dalam menghadapi situasi pertempuran yang dinamis.

"Latihan ini tidak hanya menguji ketepatan menembak, tetapi juga melatih kecepatan mengambil keputusan dan kemampuan bereaksi terhadap ancaman. Saya bangga karena prajurit Marinir Indonesia mampu menunjukkan performa yang profesional, disiplin, dan membuktikan bahwa kemampuan prajurit Korps Marinir mampu bersaing di forum latihan internasional seperti RIMPAC 2026," ujar Komandan Unsur Tugas dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya