Berita

Sekretaris Organizing Committee (OC) Harlah ke-28 PKB, Rivqy Abdul Halim, menjelaskan rangkaian peringatan Harlah tahun ini mengusung tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi." (Foto: RMOL)

Politik

PKB Bersiap Sambut Harlah, Presiden Prabowo Diundang di Acara Puncak

SENIN, 06 JULI 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 pada 23 Juli 2026. Presiden RI bersama para pimpinan partai politik sahabat dijadwalkan menghadiri acara tersebut.

Sekretaris Organizing Committee (OC) Harlah ke-28 PKB, Rivqy Abdul Halim, mengatakan rangkaian peringatan Harlah tahun ini mengusung tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi."

"Alhamdulillah kita sudah masuk bulan Juli. Yang kita sebut sebagai bulannya PKB. Insya Allah bulan ini PKB berumur 28 tahun," kata Rivqy dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB, Senin, 6 Juli 2026.


Harlah ke-28 menjadi momentum bagi PKB untuk menegaskan arah baru perjuangan partai dalam mengawal amanat konstitusi melalui penguatan ekonomi rakyat, pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan demokrasi dan kebangsaan.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi tonggak transformasi organisasi PKB menuju partai yang semakin modern, profesional, dan adaptif. 

Transformasi itu diwujudkan melalui digitalisasi tata kelola organisasi, penguatan kaderisasi berjenjang, pengembangan Akademi Politik Bangsa (AKPOLBANG), regenerasi kepemimpinan, hingga peningkatan kapasitas seluruh struktur partai dari tingkat pusat sampai desa.

Selain itu, PKB juga menegaskan komitmennya sebagai Partai Hijau (Green Party) yang mendorong pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Rahmatan lil 'Alamin yang menjadi pijakan perjuangan partai.

Dalam menyambut Harlah ke-28, DPP PKB telah menyiapkan berbagai agenda pra-Harlah sepanjang Juli 2026. Kegiatan tersebut meliputi penyerahan bantuan pendidikan bagi Sekolah Adat Arus Kuala di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada 10 Juli, gerakan penanaman pohon bertajuk "Hijaukan Bumi, Sejahterakan Generasi" di Jakarta Timur pada hari yang sama, nonton bareng Piala Dunia pada 12 dan 20 Juli, serta diskusi publik bertema "Moderasi AI dan Agama" pada 15 Juli.

Sementara itu, rangkaian puncak Harlah berlangsung pada 22-26 Juli 2026. Salah satu agenda utamanya adalah pelantikan serentak 514 Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB yang akan melibatkan sekitar 3.500 pengurus dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, PKB juga akan menggelar bimbingan teknis bagi anggota DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PKB guna memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan fungsi legislasi, pemerintahan, pengawasan, dan pelayanan publik.

Secara keseluruhan, rangkaian Harlah ke-28 diperkirakan diikuti sekitar 3.585 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai penutup, PKB akan menggelar PKB Run 2026 pada 25-26 Juli yang terbuka bagi kader, simpatisan, komunitas lari, generasi muda, dan masyarakat umum.

Rivqy Abdul Halim yang juga Komandan Pusat DKP Panji Bangsa itu menambahkan, acara puncak Harlah akan digelar pada malam 23 Juli 2026.

"Acara puncak 23 Juli malam insya Allah akan dihadiri Presiden RI beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat," ujarnya.

Melalui tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi", PKB menegaskan komitmennya untuk menghadirkan politik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kader, mengawal pembangunan nasional, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya