Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (Foto: Youtube UBN Podcast)

Politik

Dubes Boroujerdi Tolak Istilah Perang Iran, Sebut Israel Ancaman Utama

MINGGU, 05 JULI 2026 | 13:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menolak penggunaan istilah perang Iran untuk menggambarkan konflik militer yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. 

Menurutnya, istilah tersebut keliru karena perang sejatinya tidak dimulai oleh Iran, melainkan atas serangan Amerika Serikat bersama Israel.

"(Istilah) 'Perang Iran' tidak tepat karena perang tersebut melibatkan Amerika Serikat secara langsung. Itu adalah perang antara Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel," tegasnya dalam tayangan video di kanal YouTube UBN Podcast, dikutip Minggu, 5 Juli 2026. 


Dubes menegaskan posisi Iran sebagai negara yang mengedepankan perdamaian dan tidak pernah melakukan agresi terhadap negara tetangga mana pun selama berabad-abad.

Sementara itu, Israel disebutnya sebagai ancaman nyata bagi stabilitas kawasan karena telah menyerang, mengancam, serta berulang kali mencoba merebut dan menduduki wilayah negara-negara tetangganya di Timur Tengah.

"Jadi apa sumber ketidakstabilan di kawasan ini? Apa sumber perang di kawasan ini? Selama 70 tahun terakhir, Israel telah memulai lebih dari 20 perang besar di kawasan ini, dan mereka telah menyerang semua negara tetangga. Semua negara tetangga, bahkan beberapa negara yang bukan tetangga," tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya