Berita

Asia Pacific Regenerative Medicine Congress (APREMIC) 2026 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Indonesia Pelopori Kongres Pengobatan Regeneratif Pertama di Asia Pasifik

SABTU, 04 JULI 2026 | 23:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesia menjadi pelopor pertama dengan diselenggarakannya Asia Pacific Regenerative Medicine Congress (APREMIC) 2026 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat pada 2-4 Juli 2026. 

APREMIC 2026 Chairman, Cosmos Octavianus Mangunsong mengatakan, Indonesia memiliki misi menjadi bangsa yang dapat menolong dunia dengan melahirkan para expert dalam bidang ilmu pengetahuan dan medis khususnya pengobatan regeneratif.

"Kongres pengobatan regeneratif Asia Pasific ini menjadi yang pertama dan semoga dapat membawa manfaat untuk semua pihak," kata Cosmos dalam keterangannya, Sabtu 4 Juli 2026.


APREMIC 2026 merupakan kolaborasi dari pemerintah, swasta, dan lembaga kesehatan untuk mewujudkan kongres berskala internasional tersebut. Dengan lebih dari 20 negara yang hadir, diharapkan dapat meningkatkan citra kesehatan di Indonesia di mata dunia.

Presiden Indonesia Society Regenerative Medicine (INASRM) Jonny mengatakan, pengobatan regeneratif tidak hanya menolong orang hidup lebih lama, tapi membuat mereka dapat berfungsi, mandiri, dan menikmati hidup yang berkualitas.

"Inovasi menjadi bermanfaat saat mencapai pasien dengan aman dan efektif. Ini menjadi semangat kongres APREMIC 2026," kata Jonny.

Pihaknya juga mengundang berbagai pihak peneliti, akademisi, regulator, industri, dan para pemimpin seluruh dunia untuk transformasi ilmu pengetahuan menjadi dampak nyata dalam bidang regeneratif medicine.

Beberapa diantaranya yang hadir adalah para peneliti dan pakar pengobatan regeneratif dari berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Kanada, united kingdom, Swedia, Brazil, Bangladesh, India, Iran, Pakistan, Yaman, Ukraina, South Korea, China, Filipina, Malaysia dan Indonesia.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak yang membuat pelaksanaan APREMIC 2026 bisa terwujud," kata Jonny.

Beberapa jenis pengobatan regeneratif di antaranya ortopedi, operasi plastik, dan pengobatan organ hati.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya