Berita

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: RMOL)

Hukum

KPK Sumbang Rp39,8 Miliar untuk Kas Negara Lewat Lelang Juni

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 09:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membukukan hasil lelang barang rampasan negara periode Juni 2026 sebesar Rp39,8 miliar yang akan disetorkan ke kas negara. Nilai tersebut diperoleh setelah masa pelunasan lelang berakhir pada Kamis, 25 Juni 2026.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, dari total 110 lot barang yang dilelang pada 18 Juni 2026, sebanyak 34 lot berhasil terjual. Barang yang laku dalam lelang tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari mesin kopi hingga apartemen.

"Dengan demikian, KPK berhasil membukukan nilai sebesar Rp39,8 miliar dari barang rampasan milik 25 terpidana korupsi, yang nantinya akan disetorkan ke kas negara," kata Budi seperti dikutip RMOL, Minggu, 28 Juni 2026.


Sebelumnya, sebanyak 37 lot dinyatakan laku dalam pelaksanaan lelang, yang terdiri atas 10 lot barang tidak bergerak dan 27 lot barang bergerak. Namun, setelah masa pelunasan berakhir, tiga pemenang lelang barang bergerak dinyatakan wanprestasi karena tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan.

Ketiga objek tersebut merupakan telepon genggam dari perkara Hasanuddin, Nurwidihartana, dan Rachmat Fadjar dengan total nilai wanprestasi sebesar Rp61,4 juta.

"Dengan demikian, hasil bersih lelang periode Juni 2026 tercatat sebesar Rp39,8 miliar yang berasal dari 34 lot. Sesuai ketentuan, selanjutnya objek lelang yang dinyatakan wanprestasi akan kembali ditawarkan pada pelaksanaan lelang berikutnya," ujar Budi.

Berdasarkan nilai penjualan, aset dengan kontribusi terbesar berasal dari perkara Sunjaya Purwadisastra senilai sekitar Rp16,6 miliar. Selanjutnya berasal dari perkara Ahmad Taufik sekitar Rp7,2 miliar, perkara Gazalba Saleh sekitar Rp6 miliar, serta perkara Tommy Adrian dan Rudy Hartono Iskandar sekitar Rp3,3 miliar.

KPK juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam lelang barang rampasan negara.

"Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa mekanisme lelang yang terbuka, transparan, dan akuntabel semakin dipercaya publik sebagai bagian dari upaya pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi," tutur Budi.

KPK turut menyampaikan terima kasih kepada 13 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang bersinergi dalam penyelenggaraan lelang, yakni KPKNL Jakarta III, Bogor, Bekasi, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Surakarta, Denpasar, Kisaran, Medan, Ambon, Banjarmasin, dan Tangerang I.

Sepanjang 2026, KPK telah melaksanakan dua kali lelang barang rampasan negara, yakni pada periode Maret dan Juni, dengan total nilai Rp50,7 miliar.

KPK juga menyampaikan bahwa pada 2025 nilai lelang barang rampasan negara mencapai Rp109 miliar, yang menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

"Upaya ini tentunya merupakan bagian dari komitmen KPK dalam mengoptimalkan pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi, sehingga aset yang telah berkekuatan hukum tetap dapat memberikan nilai ekonomi, berkontribusi pada penerimaan negara, dan dimanfaatkan secara produktif bagi kepentingan masyarakat," pungkas Budi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya