Berita

Anggota parlemen Iran Ebrahim Azizi membantah tuduhan Teheran telah melanggar gencatan senjata dengan AS (Unggahan akun @Ebrahimazizi33)

Global

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

SABTU, 27 JUNI 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Anggota parlemen Iran, Ebrahim Azizi, membantah tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Iran telah melanggar gencatan senjata. Menurut Azizi, langkah yang diambil Teheran justru merupakan bagian dari upaya mengelola pelaksanaan gencatan senjata, bukan melanggarnya.

Dalam unggahannya di media sosial X, Azizi juga meminta Trump untuk "menghormati aturan dan menggunakan jalur aman" saat melintasi Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa perairan strategis tersebut berada di bawah kendali Iran dan memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan bertindak untuk menegakkan aturan jika diperlukan.

Azizi kemudian berbalik menuding AS sebagai pihak yang justru merusak upaya perdamaian. Menurutnya, Amerika kembali melancarkan serangan ke Iran ketika proses perundingan masih berlangsung, sehingga menunjukkan tidak adanya komitmen terhadap negosiasi maupun gencatan senjata.


"Sekali lagi, Amerika menyerang Iran di tengah proses negosiasi. Presiden AS yang gagal kembali membuktikan bahwa ia tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip perundingan dan gencatan senjata," ujarnya, dikutip Sabtu 27 Juni 2026.

"Pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Amerika secara ceroboh ini, seperti yang selalu terjadi, hanya akan berujung pada kemunduran dan penyesalan di pihak mereka," lanjutnya.

Azizi juga menegaskan bahwa saling menyalahkan tidak lagi akan mengubah keadaan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas tuduhan Trump yang mengklaim Iran telah melanggar gencatan senjata dengan meluncurkan drone penyerang ke arah kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Tuduhan itu dibantah keras oleh pihak Iran.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya