Berita

Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat dan Sekjen PBB Antonio Guterres (kanan) disaksikan Ed Miliband Menteri Energi dan Iklim Inggris dalam High-Level Ministerial and CEO Dialogue di forum GETES 2026 di London, Inggris. (Foto: Istimewa)

Dunia

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesia berkomitmen untuk melakukan transisi energi yang berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan hidup dan pelestarian ekosistem serta perlindungan pekerja.

Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat dalam forum Global Electrification and Transition Energy Summit (GETES) 2026 di London, Inggris, pada Selasa 22 Juli 2026.

"Bagi Indonesia, transformasi ke depan harus dilakukan secara bertanggung jawab," kata Jumhur, dikutip Kamis 25 Juni 2026.


Jumhur memastikan bahwa setiap langkah pengembangan yang diambil tetap mengedepankan standar lingkungan yang ketat agar selaras dengan komitmen iklim nasional kita serta memastikan perlindungan bagi pekerja terdampak.

Dalam High-Level Ministerial and CEO Dialogue di forum GETES 2026 di London itu, Jumhur menjelaskan, Indonesia sebagai salah satu negara megabiodiversitas terbesar di dunia, memiliki peran krusial dalam mitigasi perubahan iklim global.

Keberadaan hutan tropis yang luas, hamparan lahan gambut, serta ekosistem mangrove yang tersebar luas di Tanah Air menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan iklim bumi.

Oleh karena itu, kata Jumhur, Indonesia berkomitmen terus menjaga harmoni antara akselerasi ekonomi, transisi energi, perlindungan sumber daya alam dan perlindungan pekerja sebagai pondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Arah kebijakan yang diusung oleh Pemerintah Indonesia ini sejalan dengan seruan internasional yang digaungkan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Dalam kesempatan itu, delegasi Indonesia juga memanfaatkan momentum strategis itu untuk mengajak seluruh mitra global mempererat kerja sama multilateral yang berkeadilan dan transparan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya