Berita

Staf Dikasteri Dialog Antar Agama Takhta Suci Vatikan Pastor Markus Solo Kewuta SVD atau Padre Marco (Foto: Istimewa)

Dunia

Padre Marco Soroti Anjloknya Peringkat Perdamaian Indonesia di Indeks Global 2026

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan terbaru Indeks Perdamaian Global 2026 menempatkan Indonesia di kategori zona Medium dengan posisi ke-69 dunia.

Menurut Staf Dikasteri Dialog Antar Agama Takhta Suci Vatikan Pastor Markus Solo Kewuta SVD atau Padre Marco, kategori zona Medium menunjukkan situasi perdamaian belum stabil. 

Posisi tersebut menurun tajam dibandingkan tahun 2025 ketika Indonesia masih menempati peringkat 49. Sebaliknya, Malaysia justru mencatat perbaikan dengan naik ke posisi 12 dan tetap berada di kategori High.


”Artinya Indonesia jatuh bebas berguling-guling sepanjang 20 anak tangga, melewati negara-negara seperti Kuwait, Botswana, Armenia, Chile, Yunani, Kosovo, Moldova, hingga Maroko, Turkmenistan, dan lainnya. Mereka masih lebih damai daripada Indonesia, menurut IEP 2026,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Kamis, 25 Juni 2026.

Dijelaskan Padre Marco, Indeks Perdamaian Global disusun oleh Institute for Economics & Peace (IEP), organisasi non-pemerintah berbasis di Sydney, Australia, yang melakukan riset mengenai dinamika perdamaian di berbagai negara.

Dalam pengukurannya, IEP turut mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi seperti Gross National Products (GNP), Gross Domestic Products (GDP), devisa negara, hingga distribusi sumber daya alam dan kekayaan negara yang berkaitan dengan prinsip keadilan sosial.

Menurut Padre Marco, Indonesia membutuhkan langkah konkret untuk memperkuat faktor-faktor yang menopang terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

”Saya yakin, saat ini dan ke depannya Indonesia butuh sekali stabilitas sektor kesejahteraan ekonomi dan dialog lintas agama demi terwujudnya perdamaian,” tegasnya.

Selain faktor ekonomi, Padre Marco menekankan bahwa dialog dan perdamaian lintas agama juga memiliki kontribusi besar terhadap terciptanya stabilitas sebuah negara. Karena itu, ia meyakini para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, dapat mengambil pelajaran penting dari hasil riset IEP 2026. 

”Cukup memajukan dua sektor ini secara signifikan. Yakni kesejahteraan ekonomi yang berlandaskan pada asas keadilan sosial dan dialog lintas agama," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya