Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter. (Foto: Istimewa)
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas lonjakan harta kekayaannya yang tercatat mencapai Rp50,9 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru tahun 2025.
Sorotan tersebut mencuat setelah akun Instagram @kasuspedia mengunggah narasi yang menyebut kekayaan politikus Partai NasDem itu meningkat drastis dari Rp9,9 miliar pada 2019 menjadi Rp50,9 miliar pada 2025.
Unggahan tersebut menyoroti adanya kenaikan sekitar Rp41 miliar dalam kurun enam tahun sejak Jupiter dilantik sebagai anggota DPRD DKI Jakarta.
"Itu tidak benar. Karena sejak sebelum menjadi anggota dewan di DPRD DKI, di laman e-LHKPN KPK tahun 2019, saya sudah melaporkan harta kekayaan sebesar Rp32,49 miliar. Jadi sebelum dilantik menjadi dewan tahun 2019, saya melaporkan LHKPN sebesar Rp32,4 miliar, bukan Rp9,9 miliar," kata Jupiter, dikutip Kamis 25 Juni 2026.
Menurut Jupiter, kekayaan yang dimilikinya berasal dari berbagai usaha yang telah dirintis jauh sebelum terjun ke dunia politik. Ia menyebut memiliki sejumlah bisnis, mulai dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Dana Niaga, usaha properti, importir suku cadang sepeda motor, bengkel hingga usaha cuci mobil.
Sebagian besar kekayaannya, lanjut dia, berada dalam bentuk aset properti, mulai dari tanah hingga apartemen yang tersebar di sejumlah daerah. Karena itu, peningkatan nilai kekayaan yang tercatat dalam LHKPN dinilainya sebagai sesuatu yang wajar.
"Ada beberapa tanah dan apartemen yang saya jual. Karena sudah bertahun-tahun dimiliki, harganya naik. NJOP juga naik setiap tahun. Jadi wajar jika saya memperoleh keuntungan dari penjualan aset yang sudah saya miliki puluhan tahun," kata Jupiter.
Jupiter juga mengaku telah mencoba menghubungi akun Instagram @kasuspedia melalui pesan langsung untuk meminta klarifikasi terkait data yang dipublikasikan. Namun hingga kini ia mengaku belum mendapatkan tanggapan.
Lebih jauh, saat ditanya apakah 'LHKPN abal-abal' yang dirilis Akun IG @kasuspedia itu merupakan 'serangan balik' atas gebrakan Pansus Perparkiran DPRD DKI terhadap sejumlah parkir liar di Jakarta, Jupiter enggan berspekulasi.
"Saya kerja saja. Biarin saja kalau memang ada upaya menyerang pribadi saya," kata Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta itu.
Sebelumnya, berdasarkan laporan LHKPN yang pernah dipublikasikan di media massa pada 2023, Jupiter tercatat telah melaporkan total kekayaan sebesar Rp32,49 miliar sebelum menjabat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada 2019.