Berita

Ilustrasi BPNT Juni 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

BPNT Juni 2026 Mulai Cair, Ini Cara Cek Penerima Bansos Rp600.000 Secara Online

RABU, 24 JUNI 2026 | 16:20 WIB | OLEH: TIFANI

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Juni 2026 atau bansos Sembako tahap kedua tahun 2026 mulai disalurkan kepada masyarakat. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan dana bantuan telah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Seiring dimulainya pencairan tersebut, banyak masyarakat mulai mencari cara mengecek status penerima BPNT secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pada tahap kedua tahun 2026, bantuan yang disalurkan mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni dengan total nilai Rp600.000 untuk setiap penerima yang memenuhi syarat.

BPNT merupakan program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang ditujukan bagi masyarakat yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.


Penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening KKS yang terhubung dengan bank-bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Sementara di beberapa wilayah, pencairan juga dilakukan melalui kantor pos sesuai mekanisme distribusi yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, pencairan bantuan tidak selalu dilakukan secara bersamaan di seluruh daerah. Jadwal penyaluran dapat berbeda tergantung kesiapan bank penyalur, proses administrasi, serta mekanisme distribusi di masing-masing wilayah.

Masyarakat dapat memantau perkembangan pencairan bantuan melalui layanan resmi Kemensos. Salah satu tanda bantuan telah diproses adalah munculnya keterangan “YA” pada kolom status pencairan bansos. 

Status tersebut menunjukkan penerima telah masuk dalam daftar penyaluran dan bantuan sedang atau telah dicairkan. Selain mengecek status pada sistem, penerima juga dapat memeriksa saldo rekening KKS. 

Cara Cek Penerima BPNT Juni 2026 Lewat HP


Pengecekan status penerima BPNT dapat dilakukan secara online melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos.

1. Cek BPNT Melalui Aplikasi Cek Bansos Sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan, kategori desil, serta status pencairan terbaru apabila terdaftar sebagai penerima

2. Cek BPNT Melalui Situs Resmi Kemensos Mengapa Penerima BPNT Bisa Berubah?

Pemerintah secara berkala melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial melalui DTSEN. Proses pembaruan ini membuat daftar penerima BPNT maupun Program Keluarga Harapan (PKH) dapat berubah sesuai hasil verifikasi dan validasi terbaru.

Karena itu, masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan bisa saja tidak lagi tercantum sebagai penerima pada periode berikutnya. Sebaliknya, penerima baru juga dapat masuk ke dalam daftar apabila dinilai memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk memastikan status terbaru, masyarakat disarankan melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi Kemensos.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya