Berita

Direktur Jenderal Minyak & Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman bersama Ketua IAPMIGAS, Rosa Permata Sari. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IAPMIGAS Usul 5 Langkah Percepatan Pengembangan Gas Bumi Nasional

RABU, 24 JUNI 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ikatan Ahli Perpipaan Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAPMIGAS) mendorong percepatan pengembangan sektor gas bumi guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui peluncuran policy brief bertajuk Roadmap Akselerasi Peran Gas Bumi sebagai Energi Transisi Guna Kedaulatan Energi Indonesia.

Ketua IAPMIGAS, Rosa Permata Sari, menilai gas bumi memiliki peran strategis sebagai energi transisi yang mampu menjembatani kebutuhan ketahanan energi sekaligus mendukung upaya penurunan emisi.


“Melalui policy brief ini, IAPMIGAS berupaya menghadirkan rekomendasi yang konstruktif dan implementatif untuk mempercepat pengembangan infrastruktur, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan daya saing sektor gas bumi nasional," kata Rosa dalam forum Luncheon Talk & Policy Brief Launching di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurutnya, kebutuhan energi dalam negeri yang terus meningkat membuat pemanfaatan gas bumi semakin penting. Selain menjadi penopang pasokan energi nasional, komoditas tersebut juga dinilai lebih ramah lingkungan dibanding sejumlah sumber energi fosil lainnya.

Meski demikian, pengembangan sektor gas bumi disebut masih menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya keterbatasan infrastruktur, belum seimbangnya lokasi pasokan dan pusat permintaan, hingga kebutuhan harmonisasi regulasi dan kepastian investasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, IAPMIGAS bersama berbagai pemangku kepentingan merekomendasikan m percepatan integrasi infrastruktur gas bumi melalui penyelesaian proyek-proyek strategis, termasuk pembangunan jaringan pipa transmisi dan sistem distribusi yang terhubung secara nasional.

“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas fisik antara sumber pasokan dan pusat-pusat permintaan energi di berbagai wilayah Indonesia sebagai fondasi utama dalam membangun sistem gas nasional yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tulis IAPMIGAS dalam dokumen tersebut.

Selain itu, asosiasi itu juga menekankan pentingnya optimalisasi rantai nilai gas bumi melalui sinkronisasi antara sisi pasokan dan permintaan agar pemanfaatan infrastruktur menjadi lebih efisien.

“Dalam konteks ini, pengembangan infrastruktur LNG, fasilitas regasifikasi, serta penguatan jaringan distribusi menjadi bagian penting untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi sistem secara keseluruhan,” jelas IAPMIGAS.

Selanjutnya, dalam policy brief tersebut, IAPMIGAS turut mendorong percepatan program substitusi LPG melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga dan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG).

“Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, menekan beban subsidi negara, sekaligus mendukung target pengurangan emisi,” tambahnya.

Kemudian aspek standardisasi, keselamatan, dan keandalan teknis infrastruktur juga menjadi perhatian. IAPMIGAS menilai penerapan standar yang konsisten, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan sistem keselamatan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan industri gas bumi nasional.

Selain itu, organisasi profesi tersebut mendorong harmonisasi regulasi dan peningkatan kepastian investasi untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

“Penyederhanaan proses perizinan, kepastian tarif, serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor menjadi faktor penting dalam menarik investasi jangka panjang,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya