Berita

Ilustrasi pergerakan IHSG. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Menguat Usai MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

RABU, 24 JUNI 2026 | 09:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu 24 Juni 2026, seiring sentimen positif dari keputusan MSCI yang mempertahankan status pasar modal Indonesia dalam kategori Emerging Market.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik 27 poin ke level 6.128 saat pembukaan. Hingga 15 menit pertama perdagangan, indeks masih menguat 0,32 persen ke posisi 6.120.

Aktivitas perdagangan juga cukup ramai. Volume transaksi mencapai 4 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,2 triliun, sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 345 ribu kali transaksi.


Penguatan IHSG ditopang oleh keputusan MSCI yang kembali menempatkan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang bersama China, India, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand.

Dalam evaluasi terbarunya, MSCI mengapresiasi sejumlah reformasi yang dilakukan otoritas pasar modal Indonesia melalui Self-Regulatory Organization (SRO). Perbaikan tersebut mencakup peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta kenaikan batas minimum free float menjadi 15 persen.

Meski demikian, MSCI masih menyoroti sejumlah tantangan yang perlu dibenahi. Investor institusional global disebut masih memiliki kekhawatiran terkait kelayakan investasi di pasar modal Indonesia, terutama menyangkut struktur kepemilikan saham yang dinilai belum sepenuhnya transparan serta adanya indikasi praktik perdagangan yang terkoordinasi.

MSCI menyatakan kedua isu tersebut dapat membatasi kemampuan investor dalam menilai free float yang sebenarnya dan menggunakan harga pasar sebagai acuan dalam penyusunan portofolio maupun replikasi indeks.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya