Pertamina Mandalika International Circuit. (Foto: Dok. Pertamina)
Pertamina Mandalika International Circuit adalah wujud dukungan Pertamina terhadap pengembangan pembalap muda nasional agar mampu menembus panggung internasional.
Salah satu wadah strategisnya dikemas melalui ajang balap Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 2 yang digelar di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, keterlibatan aktif Pertamina lewat hak penamaan (naming rights) sirkuit ini adalah bagian dari kontribusi nyata perseroan bagi dunia motorsport tanah air.
"Keterlibatan Pertamina merupakan salah satu partisipasi untuk mengembangkan pembalap-pembalap muda di Indonesia," ujar Baron dalam keterangan resminya, Senin, 22 Juni 2026.
Baron berharap, sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut tidak hanya ramai saat agenda besar seperti MotoGP, melainkan terus menjadi kawah candradimuka bagi talenta lokal.
"Diharapkan sirkuit ini menjadi sarana mengasah pengalaman pembalap muda Indonesia menuju anak tangga prestasi di tingkat internasional," tambahnya.
Sebagai informasi, sirkuit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan. Lintasan ini juga sudah mengantongi homologasi kelas A atau lisensi keselamatan tertinggi dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).
Hadirnya infrastruktur kelas dunia ini mendapat apresiasi langsung dari para aktor di lintasan balap, salah satunya Muhammad Fadhil Musyafi. Pembalap muda dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS ini mengaku sangat termotivasi bisa memacu motornya di sirkuit Mandalika.
“Saya sangat suka di area sektor 3 dan 4, saya bisa dengan leluasa dan nyaman melaju. Senang sekali mendapatkan kesempatan berharga menjajal sirkuit ini,” kata Fadhil.
Senada dengan itu, mekanik dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta, Sudarmono menyebut kualitas sirkuit memegang peranan krusial yang setara dengan kesiapan mesin motor dan keterampilan pembalap.
“Sirkuit harus memiliki standar khusus. Melalui gelaran Pertamina Mandalika Racing Series ini, seluruh bagian tim mulai dari mekanik hingga pembalap dapat merasakan sensasi langsung bertanding di sirkuit internasional,” pungkas Sudarmono.