Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Demokrat Tanggapi Sorotan terhadap Sikap Politik PDIP yang Dinilai Abu-abu

SENIN, 22 JUNI 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sorotan terhadap posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) yang dinilai berada di wilayah abu-abu mendapat tanggapan dari Partai Demokrat. Partai berlambang mercy itu memilih menghormati sikap politik setiap partai, sembari mengingatkan pentingnya menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partisan.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan setiap partai politik memiliki sikap, agenda, dan kepentingan masing-masing. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang wajar.

"Saya menghormati semua partai politik yang memiliki sikap dan pandangan masing-masing. Semua punya agenda dan kepentingan. Tetapi, mari kita menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partisan," kata AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 22 Juni 2026. 


AHY menilai pembahasan politik menuju Pemilu 2029 masih terlalu dini. Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih memusatkan perhatian pada persoalan ekonomi dan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Pertama, saya rasa kita fokus dulu pada urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi. Kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi terjaga, daya beli masyarakat terjaga, lapangan pekerjaan terbuka, kemiskinan bisa diturunkan, dan ketimpangan dapat ditekan," ujarnya.

Menurut AHY, dinamika politik merupakan sesuatu yang lumrah dalam sistem demokrasi. Namun, perbedaan sikap politik tidak seharusnya mengesampingkan kepentingan masyarakat.

"Terkait isu politik, saya rasa hal itu biasa dan wajar. Politik memang dinamis dan kadang menghangat. Tetapi, mari kita sadari bahwa saat ini masih tahun 2026 dan menuju 2029 masih cukup lama," katanya.

AHY juga menekankan pentingnya mekanisme *checks and balances* dalam kehidupan demokrasi. Ia menyebut partai yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki peran penting untuk menyampaikan kritik dan masukan yang konstruktif.

"Ketika menjadi oposisi, tugasnya memberikan pandangan dan kritik yang konstruktif serta menghadirkan solusi, bukan memecah belah bangsa dan bukan pula mendiskreditkan seolah semuanya salah," ucapnya.

Sebelumnya, posisi politik PDIP menjadi sorotan setelah partai tersebut menegaskan diri sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan keputusan politik partai dan tidak menunjukkan posisi yang abu-abu.

"Sikap ini bukan sikap abu-abu," kata Said.

Menurutnya, PDIP akan tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun tidak akan ragu menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya