Berita

Para ABK kapal tanker MT Honour 25 yang disandera perompak Somalia. (Foto: Tangkapan layar video di Whatsapp)

Politik

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

SABTU, 20 JUNI 2026 | 06:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kondisi pelaut Indonesia di kapal tanker MT Honour 25 yang dibajak perompak Somalia sejak 21 April 2026 lalu terus memprihatinkan.

Baru-baru ini beredar video terkait kondisi mereka yang kekurangan bahan makanan. Kapten kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun, pelaut asal Sulawesi Selatan memohon kepedulian pemerintah terhadap kondisi dia bersama rekan-rekannya.

“Kondisi kami sekarang sangat-sangat kritis. Kami tidak tahu harus bertahan dengan apa? Sekarang crew saya banyak yang sakit. Mereka mengalami diabetes, mengalami infeksi. Banyak yang sudah tidak mampu bertahan sekarang, karena kami makan dengan makanan seadanya, air kotor,” ujar Ashari dikutip dalam video yang beredar, Sabtu, 20 Juni 2026.


“Pihak perusahaan tidak sama sekali, belum ada yang mereka kirimkan kepada kami. Pembajak hanya ingin bernegosiasi dengan pihak perusahaan yang ada di dokumen di kapal kami. Dan kami minta tolong kepada pemerintah (Indonesia) untuk mengintervensi perusahaan kami untuk mempertanggungjawabkan para crew-nya di sini. Karena kami sangat kesulitan dalam menjalankan hidup keseharian di sini,” tambahnya.

Kondisi empat pelaut Indonesia yang ditawan perompak Somalia itu sudah memasuki waktu dua bulan.Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Nairobi sejauh ini sudah melakukan koordinasi intensif dengan semua pihak namun belum membuahkan hasil.

Terpisah, Ketua Serikat Awak Kapal Transportasi Indonesia (SAKTI) Syofyan El Comandante terus mendesak Kemlu untuk menekan pemilik kapal MT Honour 25 agar serius melakukan negosiasi dengan para perompak.  
    
“Jika owner tidak peduli dengan kapal dan crew-nya sebaiknya lapor ke flag state  supaya kapal dan muatanya bisa dijual untuk membayar tebusan yang diminta perompak,” kata Syofyan kepada RMOL, Jumat malam, 19 Juni 2026.

Ia pun turut mengontak perompak yang menyandera MT Honour 25. Syofyan mendapati keterangan bahwa para perompak meminta uang tebusan sebesar 3 juta Dolar AS. Sebelumnya sempat diberitakan para perompak meminta tebusan senilai 10 juta Dolar AS.

“SAKTI setelah berdiskusi dengan kolega  jaringan di luar negeri mengusulkan supaya owner  menunjuk negosiator kredibel yang bisa diterima perompak untuk negosiasi pembebasan para ABK,” tegasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya