Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono (kiri) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat sore, 19 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan sebagai Alat Perjuangan

SABTU, 20 JUNI 2026 | 03:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengajak mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil mengawal berbagai program Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya berpihak kepada rakyat kecil.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Talkshow Mahasiswa Bicara bertema "Bangun Persatuan Nasional, Tegakkan Pasal 33" yang diselenggarakan Koalisi Bangsa Muda (Bangun Negeri Oleh Mahasiswa Indonesia) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat sore, 19 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo mengaku hadir bukan semata sebagai pejabat negara. Ia menegaskan dirinya tetap seorang aktivis yang memanfaatkan posisinya di pemerintahan sebagai alat perjuangan untuk membela rakyat.


"Saya duduk di sini, kawan-kawan, saya masih seorang aktivis, dan saya menggunakan jabatan saya sebagai alat perjuangan untuk membebaskan rakyat Indonesia dari segala penindasan. Jadi saya nggak berubah, arena saja yang berubah, dan waktunya yang berubah," tegas Agus Jabo.

Menurutnya, agenda yang sedang dijalankan Presiden Prabowo menghadapi tantangan besar karena menyentuh kepentingan kelompok-kelompok yang selama ini menikmati keuntungan dari ketimpangan ekonomi.

Ia menilai berbagai pandangan yang disampaikan mahasiswa dalam forum tersebut sejalan dengan perjuangan untuk melawan imperialisme, oligarki, dan korupsi yang selama ini menjadi hambatan dalam mewujudkan keadilan sosial.

Karena itu, Agus Jabo meminta mahasiswa tidak berhenti pada diskusi dan perdebatan semata, melainkan ikut terlibat dalam perjuangan yang nyata.

"Saya ingin melihat bukti bahwa kalian adalah tokoh-tokoh yang akan berjuang di depan dan yang akan menggantikan senior-seniornya untuk menyelamatkan bangsa dan negara ini dari imperialisme, dari oligarki, dan dari para koruptor," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rakyat harus berada di garis depan untuk menjaga berbagai program kerakyatan yang sedang dijalankan pemerintah.

"Yang bisa melindungi program-program kerakyatan presiden hanya rakyat, hanya rakyat yang bisa melindungi program-program presiden. Oligarki terlalu kuat, kalau rakyat tidak ikut, rakyat tidak di depan, program-program itu vivere pericoloso," pungkas Agus Jabo.

Dalam acara ini, turut dihadiri beberapa narasumber, terdiri dari perwakilan organisasi mahasiswa, dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya