Berita

Ketua Umum LMND, Muh Isnain Mukadar (kemeja merah) dalam talkshow di Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Pasal 33 UUD 45 Jangan Sekadar Slogan

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 18:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Persatuan nasional menjadi syarat utama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, kedaulatan politik, dan kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Muh Isnain Mukadar, dalam talkshow bertema "Bangun Persatuan Nasional, Tegakkan Pasal 33" yang digelar Koalisi Bangun Negeri Oleh Mahasiswa Indonesia (Bangsa Muda) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Isnain, persatuan nasional harus menjadi fondasi dalam menjaga kekayaan sumber daya alam Indonesia agar tidak terus dieksploitasi dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.


"Fondasi kita adalah persatuan nasional dan haluan ekonomi kita harus ditegaskan agar tidak lagi digerogoti sumber daya alamnya, agar kita mandiri secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan punya prinsip berkepribadian dalam kebudayaan bangsa Indonesia," kata Isnain.

Ia menilai berbagai perbedaan pandangan yang muncul dalam kehidupan demokrasi tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, perbedaan harus dirangkul sebagai kekuatan untuk memperkuat demokrasi politik maupun demokrasi ekonomi.

"Perbedaan pendapat ini harus dirangkul agar bangsa kita menjadi bangsa yang kuat secara demokrasi politik maupun dalam menciptakan demokrasi ekonomi menuju kemandirian, kesejahteraan, dan kemakmuran rakyat," ujarnya.

Isnain juga mengajak mahasiswa dan organisasi kepemudaan untuk terus berkontribusi melalui pertukaran gagasan dan pemikiran dalam membangun bangsa.

Menurutnya, demokrasi yang diperjuangkan tidak boleh berhenti pada aspek prosedural semata, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Substansi yang kita kejar adalah bagaimana masyarakat kita tidak dipandang miskin atau kaya, tidak dipandang petani atau buruh, tetapi semuanya adalah entitas bangsa yang harus dilindungi oleh negara," tegasnya.

Talkshow tersebut turut dihadiri mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya