Berita

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Perjuangan (APKLI-P). (ist)

Bisnis

APKLI-P Buka Kanal Aspirasi, Soroti Beragam Persoalan PKL dan UMKM

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Perjuangan (APKLI-P) meluncurkan kanal aspirasi untuk menampung berbagai keluhan, harapan, dan tantangan yang dihadapi pelaku pedagang kaki lima (PKL) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjembatani penyampaian persoalan pelaku usaha kecil kepada pemerintah.

Ketua Umum APKLI-P sekaligus Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Ali Mahsun Atmo mengatakan, kanal tersebut diharapkan mampu mengurai berbagai kendala yang selama ini dihadapi PKL dan UMKM di lapangan.


"Ini menjadi solusi untuk mengurai adanya sumbatan di lapangan sehingga dapat terwujud secara maksimal. Kami ingin maksimalkan keperpihakan nyata Presiden Prabowo ke pelaku ekonomi rakyat kecil (kawulo alit)," kata Ali Mahsun saat peluncuran di Pasar Permai Lokbin 103 Koja, Jakarta Utara, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurutnya, meski pemerintah dinilai memiliki perhatian terhadap PKL dan UMKM, implementasi kebijakan di tingkat lapangan masih perlu diperkuat.

"Kita tahu Presiden Prabowo sangat berpihak ke PKL UMKM, namun hingga saat ini belum maksimal hadir di lapak usaha ekonomi rakyat kecil (kawulo alit)," ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi ABNnews.id, Ali Akbar Soleman Batubara, menilai pelaku PKL dan UMKM saat ini menghadapi tekanan akibat persaingan usaha dan perubahan pola perdagangan.

"Saat ini omzet PKL UMKM amblas karena persaingan dengan usaha dengan modal besar. Juga karena digitalisasi yang mematikan usaha mereka," kata Ali Akbar.

Ia pun mendorong pemerintah memperkuat dukungan melalui akses permodalan, kepastian berusaha, perlindungan dari penggusuran, serta peningkatan kemampuan digital bagi pelaku UMKM.

"Selain itu digitalisasi bagi PKL UMKM harus terus didorong," pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya