Berita

Gedung Antam (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT ANTAM Tbk (ANTAM) kembali mempertahankan posisinya dalam tiga indeks berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode Juni–November 2026. 

Capaian ini mempertegas komitmen perseroan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan.

Penetapan tersebut sebelumnya diumumkan oleh BEI pada 21 Mei 2026 dan diperkuat melalui surat konfirmasi Yayasan KEHATI tertanggal 9 Juni 2026. Berdasarkan hasil penilaian komprehensif, ANTAM dinilai mampu secara konsisten menyelaraskan aktivitas operasional dan lini bisnisnya dengan prinsip-prinsip ESG.


Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

“Bagi ANTAM, keberlanjutan bukan hanya aspek kepatuhan, tetapi merupakan bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang perseroan. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ESG sekaligus memperkuat kontribusi ANTAM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ujar Untung.

Ketiga indeks yang dikembangkan oleh BEI bersama Yayasan KEHATI tersebut dirancang untuk mengukur sekaligus memberikan apresiasi kepada emiten yang memiliki kinerja unggul dalam aspek pelestarian lingkungan, tata kelola perusahaan yang baik, serta kemampuan menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.

Keberhasilan ANTAM mempertahankan keanggotaannya di tiga indeks ESG tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi investor, karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam pengelolaan risiko, pengambilan keputusan, dan strategi bisnis jangka panjang.

Komitmen keberlanjutan ANTAM diwujudkan melalui berbagai program, antara lain pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), pengendalian polusi dan pencemaran lingkungan, reklamasi lahan pascatambang, perlindungan keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasi, serta penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari kontribusi ANTAM dalam mendukung agenda nasional menuju transisi ekonomi rendah karbon.

Ke depan, ANTAM menyatakan akan terus memperkuat implementasi standar ESG di seluruh rantai bisnisnya, mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan, hilirisasi mineral, hingga pengelolaan pascatambang. Langkah ini diharapkan dapat menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya