Berita

Program Bedah Dapur GasKita 2026 PGN. (Foto: Dok. PGN)

Bisnis

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina kembali memanjakan masyarakat dengan menghadirkan program Bedah Dapur GasKita 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan rumah tangga yang beralih ke gas bumi.

Melalui program ini, para pelanggan baru GasKita berkesempatan menyulap dapur mereka menjadi lebih modern, nyaman, dan fungsional secara gratis.

Program Bedah Dapur GasKita 2026 ini terbuka bagi masyarakat yang melakukan pendaftaran layanan GasKita selama periode program berlangsung hingga 31 Juli 2026.


Seluruh pelanggan baru yang memenuhi persyaratan akan diikutsertakan dalam proses pengundian untuk mendapatkan hadiah renovasi dapur gratis dari PGN. Pengundian pemenang akan dilakukan setelah periode program berakhir dan diumumkan secara transparan melalui kanal komunikasi resmi PGN.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menjelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan, sekaligus mengedukasi manfaat gas bumi.

"PGN berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pemenang serta menginspirasi masyarakat untuk mewujudkan dapur yang nyaman, aman, dan modern dengan gas bumi," ujar Fajriyah dalam keterangannya, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Fajriyah, penggunaan gas bumi melalui GasKita tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga meningkatkan kualitas hunian dan kenyamanan keluarga.

GasKita merupakan layanan gas bumi rumah tangga dengan pasokan 24 jam non-stop tanpa perlu repot ganti tabung. Sistem pembayarannya pun praktis dan transparan sesuai pemakaian. Pelanggan baru juga akan mendapatkan bonus pemasangan pipa instalasi hingga 15 meter.

Bagi masyarakat yang tertarik mendapat kesempatan bedah dapur ini, pendaftaran bisa dilakukan sebelum 31 Juli 2026 melalui Pertamina Call Center 135 atau kanal digital resmi PGN.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya