Berita

Pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, terkait nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang baru ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat (Akun X @MKhamenei_ir)

Dunia

Mojtaba Khamenei Tegaskan Iran Takkan Tunduk pada Amerika

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sikap hati-hati disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, terkait nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang baru ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Dalam pernyataan tertulis yang dibagikan di media sosial, Khamenei mengaku sempat menolak kesepakatan tersebut sebelum akhirnya memberikan persetujuan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan sejumlah pejabat tinggi lainnya berkomitmen untuk menjaga hak-hak rakyat Iran serta melindungi kepentingan kelompok yang selama ini dikenal sebagai "Front Perlawanan".

"Saya, secara prinsip, memiliki pandangan yang berbeda. Namun, berdasarkan komitmen yang diberikan oleh presiden dan para pejabat terkait untuk menjaga hak-hak bangsa Iran dan Front Perlawanan, serta kesediaan mereka menerima tanggung jawab penuh atas kesepakatan ini, saya memberikan izin," kata Khamenei dalam pernyataannya, dikutip Jumat 19 Juni 2026.


Khamenei juga menegaskan bahwa pemerintah Iran tidak akan menerima tuntutan yang dianggap berlebihan dari pihak Amerika Serikat.

Menurutnya, Presiden Pezeshkian telah menyampaikan jaminan bahwa Iran tidak akan tunduk apabila Washington berusaha memaksakan syarat-syarat yang dinilai merugikan negara tersebut.

Di sisi lain, Khamenei mengingatkan bahwa rencana perundingan tatap muka yang akan berlangsung di masa mendatang tidak boleh diartikan sebagai bentuk penerimaan terhadap sikap atau kepentingan Amerika Serikat.

Ia menegaskan bahwa dialog yang dilakukan tetap memiliki batasan yang jelas dan tidak mengubah posisi Iran terhadap pihak yang selama ini dianggap sebagai lawannya.

"Kami berharap berbagai kemenangan dan keberhasilan akan diraih oleh bangsa Iran," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya