Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Bersama BRILink, Kios Hari-Hari Dekatkan Akses Keuangan di Jayapura

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau, keberadaan BRILink Agen menjadi salah satu solusi untuk mendekatkan layanan perbankan hingga ke berbagai wilayah, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja seperti di Jayapura.

Salah satu kisah suksesnya datang dari Darwin Chandra, pengusaha lokal di Jayapura, Papua, yang berhasil mengembangkan kios sederhana miliknya menjadi jaringan BRILink Agen yang andal dan dekat dengan kebutuhan transaksi masyarakat.

Dia memulai usahanya dari sebuah kios kecil bernama Hari-Hari yang didirikan pada 14 Februari 2011 di distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua. 


"Saat itu kios hanya menjual kebutuhan sehari-hari dengan jumlah barang yang masih terbatas. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Darwin dalam keterangan tertulis, Kamis 18 Juni 2026.

Dengan modal usaha yang sederhana, Darwin menjalankan usahanya secara bertahap sambil membangun kepercayaan pelanggan di lingkungan sekitar. Baginya, menjaga hubungan baik dengan pelanggan menjadi modal utama untuk mengembangkan usaha.

Seiring berjalannya waktu, Darwin melihat kecenderungan permintaan kebutuhan masyarakat terus berkembang. Pelanggan yang datang ke kiosnya tidak lagi hanya membutuhkan barang kebutuhan pokok, tetapi juga membutuhkan akses layanan keuangan yang mudah dijangkau tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor bank.

Akhirnya, peluang itu datang pada 2017, ketika BRI menawarkan kerja sama kepada kios miliknya untuk menjadi BRILink Agen. 

Darwin melihat kesempatan tersebut sebagai langkah untuk mengembangkan usaha, sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan perbankan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses.

Ia pun memutuskan untuk bergabung sebagai BRILink Agen dan mulai melayani berbagai transaksi keuangan, mulai dari tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga berbagai kebutuhan transaksi perbankan lainnya.

Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan usahanya. Hanya dalam waktu tiga bulan sejak menjadi BRILink Agen, Darwin berhasil mencapai target transaksi dalam Program Reward yang diselenggarakan oleh BRI dan memperoleh penghargaan berupa smartphone. Capaian serupa kembali diraih pada periode berikutnya dan semakin memotivasi dirinya untuk terus berkembang.

"Penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi yang cepat, dekat, dan mudah dijangkau. Dari sana, saya semakin yakin untuk mulai memperluas jaringan layanan,” ceritanya.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, usaha yang dirintis dari sebuah kios sederhana tersebut berkembang menjadi lima titik layanan BRILink Agen yang tersebar di sejumlah lokasi, seperti Abepura, Kotaraja, dan Waena.

Namun Darwin tidak berhenti pada penambahan titik layanan. Ia juga menghadirkan inovasi berupa dua unit layanan bergerak menggunakan mobil. Menurutnya, ide tersebut terinspirasi dari konsep layanan jemput bola yang pernah ia lihat di Pulau Jawa.

"Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya dan saya tempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan beberapa titik strategis lainnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah," jelasnya.

Kerja keras dan konsistensi Darwin dalam memberikan pelayanan terbaik akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2024 dan 2025, ia berhasil meraih penghargaan umrah dari BRI setelah menempati peringkat ketujuh nasional sekaligus menjadi BRILink Agen terbaik di Papua berdasarkan pencapaian target transaksi.

Di balik pertumbuhan usahanya, BRILink Agen yang dikelola Darwin tidak hanya menjadi tempat transaksi keuangan, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga lokal. 

Saat ini, Darwin mempekerjakan 15 karyawan yang tersebar di berbagai titik layanan, yang mana sekitar 70 persen pekerjanya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Pada kesempatan terpisah, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan bahwa BRILink Agen tidak hanya berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui semangat kewirausahaan, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat, BRILink Agen turut mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai wilayah,” ucapnya.

Hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah menembus 1,18 juta dan menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia. 

Bagi BRI, capaian tersebut menegaskan posisi BRILink Agen sebagai tulang punggung layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa, sekaligus semakin memperluas akses masyarakat terhadap transaksi perbankan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya