Berita

Koordinator Tim Hukum Merah Putih (THMP), C Suhadi MH. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Demo MBG dan Kopdes Jangan Abaikan Manfaat yang Dirasakan Masyarakat

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai tetap perlu dilanjutkan karena menjadi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Karena itu, Tim Hukum Merah Putih (THMP) menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan kedua program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut.

"Program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih itu menurut kami sangat bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lapisan bawah," kata Koordinator THMP, C Suhadi MH, Kamis, 18 Juni 2026.


Di sisi lain, sejumlah mahasiswa menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan MBG dan KDMP melalui aksi demonstrasi. Kritik tersebut terutama berkaitan dengan aspek tata kelola dan dugaan penyimpangan dalam implementasi program.

Menurut mereka, berbagai temuan pelanggaran yang belakangan diusut aparat penegak hukum menunjukkan perlunya pembenahan agar program-program tersebut dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

"Pemerintah kan sudah bersikap tegas, siapapun yang menyelewengkan uang rakyat pasti ditindak dan terbukti jajaran pimpinan program MBG sudah ditangkap," tegas C Suhadi.

Menurutnya, penilaian terhadap MBG dan Koperasi Desa Merah Putih tidak boleh hanya berangkat dari kondisi masyarakat perkotaan yang relatif lebih mapan. Masih banyak warga di daerah terpencil yang membutuhkan dukungan dan perhatian pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Karena itu, program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih dipandang sebagai bentuk kehadiran negara yang manfaatnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat di pelosok negeri.

"Betapa terbantunya masyarakat bawah dengan kedua program unggulan ini, ekonomi masyarakat di bawah juga bergerak, berapa ratus ribu tenaga kerja terserap dengan adanya program ini, intinya program ini bisa dinikmati masyarakat bawah," papar Suhadi.

Dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tertentu tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang manfaatnya dirasakan masyarakat luas. Ia justru mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku penyalahgunaan wewenang, sembari mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Pemerintahan Prabowo-Gibran tak kenal kompromi dengan oknum-oknum nakal, kita percayakan kepada pemerintah menjalankan program-programnya, jangan ganggu pemerintah, mengawasi boleh, menghambat jangan sampai. Jangan pula mengatasnamakan rakyat untuk menolak MBG dan KopDes Merah Putih, karena bermanfaat kok," pungkas Suhadi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya