Berita

Ketua Umum Pengurus Pusat IKALUIN Jakarta TB Ace Hasan Syadzily (depan) saat pengukuhan Pengurus Pusat IKALUIN Jakarta Periode 2025-2029. (Foto: Dok. Sekretariat IKALUIN Jakarta)

Politik

PP IKALUIN Jakarta Gelar Award 2026 Akhir Pekan Ini

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (PP IKALUIN Jakarta) bersiap menggelar hajatan akbar dua tahunan. Akhir pekan ini, Puncak Penganugerahan IKALUIN Award 2026 bakal digelar di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2026.

Mengangkat tema "Inspiring Legacy, Empowering Nation", ajang bergengsi edisi ketiga ini digelar sebagai bentuk apresiasi konkret atas kontribusi nyata para alumni yang telah memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat, bangsa, bahkan dunia.

Ketua Umum PP IKALUIN Jakarta, Dr TB Ace Hasan Syadzily menegaskan, penghargaan ini merupakan pengakuan sahih bagi alumni lintas generasi, mulai dari era ADIA, IAIN, hingga UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.


"Alumni UIN Jakarta telah hadir dan berkarya di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, pemikiran keagamaan, pemberdayaan masyarakat, pemerintahan, kebudayaan, hingga berbagai forum internasional," ujar Ace Hasan Syadzily, Kamis, 18 Juni 2026.

Ace yang juga menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) ini menambahkan, IKALUIN Award bukan sekadar selebrasi di atas panggung. Ajang ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat jejaring dan meneguhkan kontribusi alumni bagi kemajuan peradaban.

"Ini adalah representasi dari nilai-nilai luhur keislaman, keilmuan, keindonesiaan, inovasi, keberlanjutan, dan kemanusiaan yang menjadi ruh pengabdian alumni UIN Jakarta," tegas politisi Golkar tersebut.

Senada dengan Ace, Ketua Harian PP IKALUIN Jakarta, Badrusalam memaparkan ada enam target utama dari gelaran ini. Di antaranya adalah mendorong lahirnya figur teladan baru, mendokumentasikan kiprah alumni lintas sektor, serta mengerek reputasi UIN Jakarta di kancah internasional.

"Penyelenggaraan ini murni berlandaskan nilai integritas, moderasi, toleransi, profesionalitas, serta pengabdian nyata kepada masyarakat," kata Badrusalam.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana IKALUIN Award 2026, Dr Rahmat Hidayatullah membocorkan penghargaan tahun ini dibagi ke dalam sembilan kategori utama. Mulai dari Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan, Politik dan Tata Kelola Pemerintahan, Hukum dan HAM, hingga kategori khusus Lifetime Achievement Award dan Young Hero (Anak Muda Berpengaruh).

Proses penyaringan pun berlangsung ketat. Rahmat mengungkapkan, sejak keran nominasi dibuka pada 20 April hingga 5 Juni 2026, panitia kebanjiran ratusan usulan dari masyarakat dan jaringan alumni se-Indonesia.

"Seluruh usulan disisir lewat verifikasi berlapis, kurasi panel ahli, hingga penilaian akhir oleh Dewan Juri untuk memastikan objektivitas dan rekam jejak kandidat," jelas Rahmat.

Ketatnya rekam jejak para nominator sempat membuat tensi sidang pleno Dewan Juri berjalan sangat dinamis dan alot karena kualitas kandidat yang setara.

"Seluruh kandidat yang masuk ke tahap akhir merupakan figur-figur dengan rekam jejak, prestasi, karya, dan pengabdian yang sangat kuat di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya