Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf. (Foto: Humas Kemensos)
Bantuan lanjutan pascabencana 3 Provinsi di Sumatra, kembali disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin, 17 Juni 2026.
"Dalam minggu ini kita akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana Sumatra khususnya di 10 Kabupaten," kata dia dikutip dari keterangan tertulis Kemensos, Kamis, 18 Juni 2026.
Sosok yang kerap disapa Gus Ipul itu menjelaskan, penyaluran akan dilakukan di enam Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Yaitu, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Kota Langsa.
Kemudian, tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatra Utara terdiri dari Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Terakhir di Padang Pariaman yang berada di Provinsi Sumatra Barat.
Bantuan di 10 Kabupaten/Kota tersebut akan disalurkan kepada lebih dari 82 ribu penerima manfaat, berupa bantuan isian rumah, bantuan pemberdayaan sosial ekonomi, dan bantuan jaminan hidup yang diberikan selama 3 bulan.
"Hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan kita teruskan jika nanti datanya sudah tuntas, untuk kita salurkan pada periode berikutnya," ujarnya.
Gus Ipul menjelaskan penyaluran bantuan ini diawali dari data yang diusulkan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati/Wali Kota, yang dikuatkan oleh Kapolres dan Kajari setempat, dan telah diverifikasi dan validasi oleh Satgas PRR beserta Badan Pusat Statistik (BPS).
"Data yang sudah terverifikasi ini kemudian kita jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial," jelasnya.
Setelah penyaluran bantuan, Kemensos melalui pendamping sosial bersama pemerintah daerah juga melakukan monitoring dan evaluasi agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
"Kita ingin keluarga terdampak bisa segera pulih dan bisa melanjutkan usaha-usahanya yang ada atau bisa membangun satu kehidupan yang lebih baik," demikian Gus Ipul menutup.