Berita

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. (Foto: Bonfilio Mahendra)

Publika

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 05:38 WIB

APA yang bisa dibaca dari mundurnya Elza Syarief sebagai kuasa hukum Sony Sanjaya? 

Murni karena alasan teknis ataukah ada soal substansial terkait kasus yang sedang dialami Sony Sanjaya saat ini?

Sebab, sejak awal, dibandingkan Dadan Hindayana dan Lodewijk Pusung, Sony Sanjaya usai ditangkap, jelas sekali bermanuver mempengaruhi opini publik. 


Sony Sonjaya  membuat postingan khusus untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, yang multitafsir, sampai saat ini.

Di hadapan podcast YouTube Bambang Widjojanto, Elza Syarief memang mengakui bahwa postingan terkait Nanik S Deyang dan nama-nama yang muncul terkait dapur MBG, isu yang sengaja disebarkan ke hadapan publik.

Artinya, sejak awal, Sony Sanjaya mempunyai strategi untuk mempengaruhi opini publik terkait kasus yang sedang dialami. 

Apalagi Sony memang mantan penyidik (reserse), yang sudah paham apa yang sedang dialaminya dan harus dilakukannya.

Tapi, di sisi lain, Elza Syarief juga menyorot kuasa hukum Sony Sanjaya yang lain, yakni Krisna Murti, sebagai pihak yang menghalang-halanginya dan membuat ia tak nyaman, dan membuatnya mundur.

Bahkan, pihak penyidik Kejagung pun dianggap Elza Syarief tak kooperatif terhadap dirinya. 

Jadi, ada faktor kuasa hukum Sony Sanjaya yang lain, faktor penyidik Kejagung, dan juga faktor Sony Sanjaya sendiri, yang membuat Elza Syarief mundur.

Elza Syarief kecewa ternyata orang dekat Sony Sanjaya itu menjadi tersangka, karena diduga rutin memberi uang suap kepada Sony Sanjaya. 

Sony Sanjaya dianggap Elza Syarief tidak jujur. Ya, kalau jujur Pak Sony nggak bakal ditangkap, Bu Elza. Begitulah kira-kira.

Sementara itu nama-nama yang beredar dan diduga berasal dari Sony Sanjaya sebagai pihak yang harus bertanggung jawab terkait dapur MBG, satu persatu sudah membantah terkait dapur MBG. Seperti Dudung Abdurachman, Fitroh Rohcahyanto, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, Irma Chaniago, dan lain-lain.

Bukan mustahil juga mundurnya Elza Syarief ini bagian strategi mengalihkan atau mempengaruhi opini publik pihak Sony Sanjaya. 

Sebab, sejak awal, sudah seperti itu. Bisa jadi ini langkah berikutnya saja.

Yang jelas, pihak Kejagung tidak berhenti pada pimpinan BGN saja. Beberapa pihak yang juga terkait, sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Sejauh ini, Sony Sanjaya adalah pelaku utama bersama yang lain. 

Sulit bagi dirinya untuk menjadi Justice Collaborator (JC). Hukuman berat pastinya menanti.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya